Worldwide Demonstration Indonesia sebuah perjalanan baru

Worldwide Demonstration Indonesia – Kita semua tahu bahwasanya virus Covid 19 di gadang-gadangkan sebagai virus yang paling mematikan oleh Media Mainstream, bisa dikatakan virus ini merupakan senjata ampuh media massa untuk menakut-nakuti rakyat dunia.

“Ratusan makam korban Covid-19 di TPU Cikadut mendadak dibongkar kembali.

Entah apa maksudnya ? Awal kemunculan virus ini dikabarkan bahwa dia dapat membunuh jutaan orang dalam suatu negara meskipun jumlah yang sudah sembuh lebih banyak daripada jumlah kematian dan itu pun kematiannya belum di kategorikan sebagai pure atau kopid murni seperti dilansir berita dibawah ini.

Ya, ratusan keluarga mendadak meminta makam keluarganya dibongkar kembali.

Tak hanya itu, mereka meminta jenazah keluarganya yang sempat dilaporkan Covid-19 ini untuk dipindahkan.”

Belum lagi berita mengenai orang yang sakit non covid tapi di nyatakan covid dan kejadian ini sudah terjadi dimana-mana, bukan hanya di dalam Negeri tapi juga luar negeri.

Lalu apakah aku tidak percaya dengan penyakit ini ? Jawabannya aku percaya tapi apa yang terjadi pada saat ini adalah sesuatu hal yang di lebay-lebaykan atau dapat dikatakan sebagai berita yang terlalu over di media.

Worldwide Demonstration Indonesia – Sehingga aku berfikir bahwa covid adalah penyakti biasa namun efek yang ditimbulkan luar biasa. Hanya penganut Teori Konspirasi yang mampu merelasikan atau menghubungkan kejadian – kejadian yang ada. Dan itu hanya di miliki oleh seseorang yang berjiwa bersih dan berotak besar.

Sebenarnya, ditahun 2011 aku sempat mempelajari teori konspirasi namun hal itu mentok karena aku tidak terlalu memperhatikan  sehingga di tahun 2021 aku kembali lagi mempelajari mengenai konspirasi teori dan ternyata banyak hal yang di sembunyikan oleh jaringan Elite Global ini.

Lantas apa dan bagaimana cara berfikir seorang konspirator ? Jawabannya mereka mampu menghubungkan sesuatu yang ada dan mengait-ngaitkan jika sudah terlalu banyak kebetulan maka itu adalah sebuah konspirasi yang terselubung, permainan jahat. Tujuan dari ini semua adalah menyembah satu dewa yaitu Dajjal.

Elite Global menyukai pandemi seperti mereka menyukai perang, dan siapapun yang menyelidiki akan keberadaan mereka serta mencoba menyadarkan masyarakat maka nyawanya akan terancam.

Elite Global bukanlah hal  yang baru dan bukan orang bodoh yang mempercayai Elite Global. Presiden pertama RI Soekarno, Presiden Abraham Lincoln, Donald Trump, John F Kennedy, Tupac Shakur adalah orang-orang terkenal yang mempercayai akan adanya Elite Global satu persen ini.

Salah satu yang diubah saat ini adalah cara salaman, Anthony Faucci menganjurkan salam dengan cara Fist Bump dan maaf menurutku ini Bodoh dan konyol sebab salaman yang dianjurkan oleh Islam adalah salaman berjabat tangan atau Shake Hands.

Salaman terasa lebih manusiawi dan lebih akrab

Mereka mengaitkan hal ini dengan penyakit yang katanya sangat mematikan, padahal jika berfikir secara cerdas apa kaitannya ?

Siapa Anthony Faucci ? Jawabannya dia adalah seorang penjilat Elite Global, dokter kesayangan Bill Gates yang ingin melakukan depopulasi. Elite Global sangat menginginkan kematian daripada kelahiran.

Anthony Faucci Dokter Ular Antek Dajjal

Orang sulit makan di acara undangan dan harus dibawa pulang atau take away dengan alasan karena ada penyakit yang sangat mematikan dan maaf jika aku berfikir secara cerdas apa kaitannya.

Makanya aku selalu memaksakan diriku makan di tempat undangan karena bagiku itu lebih masuk akal daripada take away dengan alasan tidak jelas.

 Orang cerdas adalah orang yang selalu berfikir dan memikirkan sesuatu yang menurutnya sangat aneh. Namun orang bodoh adalah orang yang tidak pernah memikirkan apa yang terjadi karena otaknya terpaut dengan sumber yang ada, orang bodoh jika disuruh makan kotoran maka mereka akan melakukannya, namun orang cerdas tidak mereka akan berfikir dua kali apa benar itu sesuai dengan ajaran agama ?

Kembali lagi persoalan awal yaitu pada tanggal 20 Maret 2021 telah terjadi sebuah aksi Worldwide Demonstration dan demo ini tidak akan pernah muncul di media mainstream Indonesia.

Kalau pun muncul maka yang terjadi adalah narasi yang tidak masuk akal, seperti vaksin yang sukses karena sesungguhnya golongan satu persen ini adalah golongan pengecut mereka takut kedok mereka terbongkar.

Seluruh dunia mulai dari Inggris “yang katanya ada varian virus baru” Amerika, Russia, negara Eropa dan Negara Asia termasuk Jepang, Filipina dan Korea Selatan serta Afrika melakukan gerakan demonstrasi tersebut.

Bahkan di Australia muncul Jargon “Wake up Australia !” yang berarti “Bangunlah   Australia !” Di berbagai tempat acara ini masih berlangsung hingga saat ini seperti di London Inggris, Jerman dan sebagainya.

Kabar ini bukanlah sebuah kabar burung, sebab rakyat seluruh dunia sudah muak dengan fitnah Dajjal berupa penyakit flu ini.  Indonesia entah kapan bangun !

Di Jepang nama Drummer JRX menjadi salah satu inspirasi mereka untuk melakukan perlawanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *