Sejarah Sate Khas Pontianak

Sate Khas Pontianak – Setiap daerah di Indonesia sudah memiliki Ciri khas akan Hidangan yang dimasak dengan cara dibakar, dan terkadang diberi bumbu kacang ini.

Berdasarkan sejarah Sate beserta bumbu kacangnya kini tak lagi hanya dimiliki Indonesia. Meskipun Indonesia tercatat sebagai negara yang memiliki hak paten atas sate, beberapa negara tetangga juga mengandalkan sate sebagai kuliner penarik wisatawan dari seluruh dunia.

Terciptanya sate banyak dipengaruhi oleh kuliner Indonesia, Malaysia dan Thailand. Tetapi sate aslinya berasal dari pulau Jawa yang awalnya hanya disajikan dengan bumbu kacang. Sate juga lumrah ditemukan di Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, Timor Leste, Filipina dan bahkan Belanda. Hanya saja resep aslinya sudah dimodifikasi sesuai dengan selera lokal.

Letak Indonesia yang strategis dan menjadi tujuan para pedagang kain dari India dan negara-negara Timur Tengah menjadi latar belakang lahirnya sate. Sate merupakan makanan hasil evolusi kebab dari India, Turki dan negara-negara Arab.

 Masyarakat dari negara-negara tersebut biasa mengkonsumsi kebab dengan aneka jenis, salah satu jenisnya adalah ditusuk dan dipanggang seperti sate, bukan seperti kebab yang dijual di Indonesia.

Sate menempati urutan ke-14 makanan terenak di dunia versi CNN pada 2017 lalu. Sate sejajar dengan makanan khas Indonesia lain dalam kuliner dunia yaitu rendang makanan terenak nomor satu dan nasi goreng terenak kedua di dunia. Ketiga kuliner khas Indonesia itu berderet dengan makanan-makanan ikon kuliner negara-negara lain.

Masyarakat Indonesia zaman dahulu tidak mengenal sistem memasak daging secara dibakar. Biasanya mereka memasaknya dengan cara direbus. Setelah para saudagar dari India dan Timur Tengah tersebut datang, barulah masyarakat Indonesia mulai mengikuti cara memasak daging dengan dibakar.

Nama sate diperkirakan berasal dari bahasa India Tamil, catai yang memiliki arti daging. Lama kelamaan kata catai berevolusi menjadi sate menyesuaikan dengan lidah lokal dan nama itu bertahan hingga kini.

Lalu dari mana asal Sate Pontianak yang terkenal dengan Sop ini ?

Aku sendiri belum mengetahui dengan pasti sebab berdasarkan Informasi yang ada, sate ini berasal dari Madura. Tapi ada juga yang menyebutkan dari Banten Jawa Barat.

Di Pontianak sendiri terdapat sate Depan Antonius yang dikabarkan memiliki kerabat dengan Sate Bahari.

Yang jelas sate Pontianak memiliki Khas tidak seperti sate daerah lain. Salah satu jenis sate khas daerah yang wajib dicoba, sate kuah Pontianak. Sate ini merupakan makanan khas dari Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Sate Khas Pontianak Pontianak cukup favorit masyarakat setempat dan kalangan pelancong ke kota yang dilalui Sungai Kapuas ini.

Sate Khas Pontianak berbeda dengan kebanyakan sate lainnya yang dengan saus atau bumbu kacang kental. Sate kuah Pontianak ditambah kuah seperti pada gulai atau kuah kuning. Kuah ini yang membuat sate ini istimewa dan memiliki cita rasa berbeda.

Sate kuah Pontianak juga disebut sate kuah rempah Pontianak. Salah satu kuliner andalan Kota Khatulistiwa ini berbahan dasar daging, baik sapi atau kambing, atau daging lain menurut selera. Daging mentah bahan sate sudah telebih dahulu dicampur rempah sebelum dibakar. Campuran bumbu rempah ini telah meresap ketika pembakaran.

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *