Menjadi Blogger lebih asyik daripada Selebriti

Artikel ini sebenarnya tidak ada maksudku untuk melakukan
sentimen dan penghinaan terhadap profesi tertentu, bukan itu maksudnya. Setiap
orang berhak memilih pekerjaan dan profesi sesuai yang mereka inginkan.

Lalu apa maksudku menulis artikel seperti ini ? Jawabannya
adalah hobi, menjadi blogger adalah suatu pilihan yang mengasyikkan, apa sebab
? Jawabannya adalah sesuai dengan salah satu falsafah yang pernah kudengar
yaitu Jika kau ingin hidup seribu tahun lamanya, maka menulislah! Menulis bukan
hal yang mudah, bahkan  cenderung sulit
jika tidak disertai latihan yang tekun. Menulis membutuhkan feeling serta
situasi yang tepat, agar pikiran menjadi lancar, Terutama didalam menulis
produktif. Semua membutuhkan keinginan yang kuat dan tekun, seperti yang
kulakukan saat ini yaitu empat artikel dalam satu hari.

Selain itu blogger terdapat berbagai macam diantaranya adalah
Food Blogger yang membahas tentang makanan dan review makanan, Movies Blogger,
Niche dan lain sebagainya. Hal ini juga belum termasuk dari tujuan blog itu
sendiri

Seperti Food Blogger yang mereview makanan secara tidak
langsung feedbacknya adalah seorang blogger mampu memperkenalkan sebuah restoran
lewat promosi, untuk pembayaran bisa melalui Endorse atau kontan.

Keuntungan lainnya adalah lewat blogger kita juga mampu
berbagi sharing pengalaman dan mencoba menerjemahkan kisah inspiratif dari bahasa
Inggris ke Indonesia seperti yang biasa kulakukan diblog ini.  

Sewaktu aku menjadi pesulap
Setiap orang didunia membutuhkan informasi hangat dan
terbaru biasanya para wartawan mencari refrensi berdasarkan blog yang ada.  Seorang Blogger sebenarnya memiliki posisi
yang sama dengan wartawan yaitu menulis dan meliput suatu acara,  kejadian, oleh sebab itu perusahaan besar
seperti Honda, Smartphone dan sebagainya lebih memilih Blogger untuk hadir ke
acara press confrence mereka.

Seorang Blogger biasanya memiliki hati yang low profile, itu
yang kudapat dari teman-teman, hal ini sangat berbeda dengan artis yang
kehidupannya serba glamour, jujur sebelum terjun kedunia blogger aku sempat
terjun kedunia sulap yang kurasakan adalah saling menjatuhkan sesama magician,
itulah sebabnya aku keluar dari dunia magic. Dan memilih ke blog. Rasa tinggi
hati sebagai magician mengalahkan semuanya, dan memang seperti itulah dunia magician, bahkan banyak diantara mereka yang Atheis. Aku ingin bertobat dan menurutku blogginglah yang tepat

Meski tidak semuanya, namun pada umumnyadunia artis
tak jauh dari dunia glamour, itulah sebabnya banyak artis yang terlibat
pergaulan bebas seperti Narkoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 2 =