Menikmati Bakso Asam Pedas Delicioso Khas Pontianak

Setioko – Menikmati Bakso Asam Pedas Pontianak, Bakso pada umumnya disajikan dengan bakso atau bola daging yang merupakan campuran daging giling dan tepung tapioka. Di Jawa pada umumnya bakso disajikan dengan tahu, toge, kubis, bihun, telur, dan juga kulit pangsit.

Bakso Asam Pedas Pontianak
Bakso Asam Pedas Pontianak

Dalam bahasa Inggris Bakso dikenal dengan nama Meatball dan berdasarkan sejarah yang dapat ditelusuri dikatakan bahwasanya

“The Chinese recipe “Four Joy Meatballs” (四喜丸子—Sì xǐ wánzi) is derived from Shandong cuisine, which originated in the native cooking styles of Shandong. Its history dates back to the Qin dynasty (221 BC to 207 BC)”

“Resep Bakso ditulis berdasarkan kitab “Four Joy Meatballs” dalam bahasa Tionghoa kuno di tuliskan Si Xi Wanzi yang berdasarkan dari provinsi Shandong, Buku ini ditulis pada saat Dinasty Qin berkuasa sekitar 221 Sebelum Masehi hingga 207 Sebelum Masehi.”

Meski demikian sejarah Romawi kuno juga memiliki hidangan sejenis Bakso yang di tulis di kitab Apicius, Sementara itu di Arab terdapat hidangan yang  bernama Kufteh Tabrizi yaitu sejenis Bakso dan terbuat dari daging domba.

Sejarah Bakso paling Terkenal

Diantara sekian banyak sejarah bakso diatas terdapat sebuah kisah yang sangat terkenal dan diakui sebagai sejarah terciptanya bakso

Alkisah, Pada awal abad ke-17 akhir dinasti Ming di Fuzhou. Hidup seorang anak yang bernama Meng Bo yang tinggal di sebuah desa kecil. Meng Bo terkenal sebagai anak yang baik dan berbakti kepada ibunya. Kebaikan dan kebaktiannya sudah tertenak diantara para tetangganya. Hingga suatu hari, ibunya yang mulai tua tak dapat memakan daging sebab giginya sudah mulai tidak dapat makan makanan yang sifatnya keras, seperti daging. Padahal daging adalah makanan kesukaan ibunya.

Sebab itulah, Meng Bo berinisiatif membantu agar ibunya dapat makan daging yang menjadi kesukaannya. Sepanjang malam, Meng Bo memikirkan bagaimana caranya mengolah daging yang keras agar dapat dimakan oleh ibunya. Hingga suatu ketika, Meng Bo melihat tetangganya menumbuk beras ketan untuk dijadikan kue mochi. Melihat hal itu, Meng Bo langsung pergi ke dapur dan mengolah daging seperti cara tetangganya membuat olahan kue mochi. Setelah daging empuk, Meng Bo membentuknya seperti bulatan bulatan kecil agar ibunya mudah untuk memakannya, dari aroma rebusan olahan daging itu tercium aroma yang sangat lezat. Sehingga Ibunya penasaran dengan aroma kaldu daging yang dibuat oleh Meng Bo itu dan ingin mencicipi makanan yang memiliki aroma sedap itu.

Setelah olahan daging matang, Meng Bo menyajikan olahan tersebut kepada ibunya. Sang ibu merasa gembira sebab tak hanya lezat namun adonan tersebut mudah untuk dimakan olehnya. Tak hanya sang ibu, Meng Bo pun merasa senang sebab sang ibu tercinta dapat merasakan makan daging kembali. Dan kini mereka sering memasak dan memakan bakso sebagai makanan utama mereka

Cerita bakti Meng Bo dan sejarah bakso tersebar luas hingga ke seluruh Kota Fuzhou. Tak hanya tetangga namun banyak penduduk yang berdatangan untuk belajar membuat bakso yang dibuat Meng Bo. Dan resep tersebut terus menyebar hingga sampai ke Indonesia. Walau resep asli dengan resep Indonesia berbeda namun bentuk bakso yang bulat serta teksturnya yang empuk tetap sama layaknya resep Meng Bo.

Asal nama bakso terdiri dari dua suku kata yakni Bak dan So. Bak berarti Daging babi dan So yang berarti kuah. Sehingga dapat diartikan kuah dengan daging babi. Namun, saat memasuki kawasan Indonesia, daging babi diganti dengan daging lainnya seperti daging sapi, ayam, dan ikan (seafood). Ada pula dalam Bahasa Hokkien yang secara harfiah Bak-So berarti “daging giling”

Bakso Asam Pedas Pontianak

Bakso merupakan hidangan khas Indonesia yang telah menjadi ciri khas bagi setiap Daerah, Bakso pun tidak hanya di sajikan dengan sup dan mie namun juga telah dikembangkan dengan berbagai macam variasi sebut saja Bakso Beranak, Bakso Seafood, Bakso Mercon dan lain sebagainya.

Kali ini kita akan membahas Bakso original asam pedas khas Pontianak atau lebih dikenal dengan nama Bakso Asam Pedas Pontianak, mengapa dikatakan khas Pontianak, hal ini dikarenakan Bakso ini terinspirasi dari Ikan asam pedas khas Pontianak yang kemudian di padukan dengan Bakso beserta mienya.

Selain itu dikatakan Bakso Asam Pedas Pontianak hal ini disebabkan Bakso ini tidak mengandung Saos Tomat, serta bumbu yang digunakan pun asli seperti bumbu Ikan Asam Pedas Pontianak. Sehingga rasa yang tercipta pun mirip dengan rasa Tom Yam yaitu segar pedas, Memang ketika kita searching di Google maka kita akan menemukan ribuan Bakso Asam Pedas namun yang benar-benar Menggugah selera adalah Bakso Asam Pedas Pontianak yang dapat di temukan di Pak Usu Jalan Podomoro ini.

Bakso Asam Pedas Pontianak juga terdiri dari beberapa toping seperti Bakso isi Jagung, Bakso isi Paprika dan Tahu Isi Bakso, Selain itu Bakso ini terdiri dari beberapa level seperti ayam geprek. Ada yang pedas dan super pedas, untuk harga tidak usah khawatir, Bakso ini dijual dengan harga Rp. 16.000,- per porsi. Seguro es Delicioso !!!!!!!

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *