Friendster baru reinkarnasi langsung Down

Friendster.id Down

Hello Dude, Apa kabar ? oh ya udah tau belom kalo sekarang
Friendster kembali bangkit dengan domain Indonesia .id sehingga Friendster yang
ada sekarang adalah Friendster buatan Indonesia bukan Friendster yang dulu.

Kemarin aku sudah mencoba membuka alamat situs Friendster.id
lewat android, rencananya sih hari ini aku mencoba untuk register via Desktop,
namun apa yang kudapat ternyata situsnya sudah tidak ada lagi. Kucoba lewat
Androidku ternyata situsnya juga tak bisa di buka, Apa yang salah ?

Menurutku pertama mungkin dari hostingan, aku tak tahu lewat
server apa situs ini dibuat, apakah dengan server Indonesia dengan menggunakan
Hosting dari penyedia Situs Indonesia seperti rumahweb, Niagahoster atau paling
buruk Idhostinger ? Tidak mudah sebenarnya membuat situs social network selain
user yang banyak tapi juga faktor security serta hostingan seharusnya menjadi
pertimbangan.  Membuat Social Network
bukan seperti membuat Blog atau Company Profile

Mark Zuckerberg aslinya adalah seorang Hacker, sebelum dia
membuat Facebook dia sempat meretas sistem kampusnya. Bill Gates dulunya juga bukanlah
seorang Jutawan yang dengan uangnya dia membeli lisensi Windows, namun dia membangun
sistem operasi ini.

Butuh sebuah perjuangan setidaknya trial sebelum membuat sebuah
situs social media, Jika alasannya ingin seperti negara Cina, maka y’all salah
sasaran, Dude. Cina itu meniru terlebih dahulu dan mereka melakukan Trial sebelum
launching secara besar-besaran. Aku tak ingin menjatuhkan semangat kalian,
Dude. Tapi apakah semudah itu membuat Social Network ?

Okelah bahasa Pemrograman kalian masih cetek, tapi
setidaknya kalian butuh Timwork untuk menjalankan misi kalian. Bukan sendirian.  Seharusnya situs ini untuk pertama kalinya
didaftarkan untuk kompetisi IT se-Indonesia.

Kedua  adalah faktor
Nama, Friendster, itu nama sudah ada pemiliknya meski tak aktif lagi, bisa saja
Friendster saat ini sedang membangun platfrom lain seperti Twitter atau membuat
aplikasi android seperti Instagram atau Whatsapp.  Atau paling buruk bisa saja Friendster dibeli
sama Mark dan IT Entrepreneur lainnya seperti Gates dan sebagainya. Jika
menggunakan nama yang sudah ada bisa dipastikan yang paling buruk adalah
Royalti atau Harus membayar Royalti

Mengapa tidak menggunakan nama Indonesia saja seperti Sohib,
So-may (sobat maya), seperti Aplikasi Gojek yang berasal dari kata Go-jek.
Jujur aku juga saat ini sedang mencari tim untuk meluncurkan Soplet atau Save
Oplet aplikasi dimana diharapkan mampu menyelamatkan Oplet di kota
Pontianak.  Aku tak ingin sendirian
karena aku sadar dengan kelemahanku.

Sekali
lagi ini bukan masalah nasionalisme tapi melainkan masalah uji cocok atau
tidaknya. Ibaratkan mengapa aku suka nonton film Hollywood karen menurutku film
Hollywood itu mampu membangkitkan imajinasiku, Meski ada beberapa film
Indonesia seperti Rumah Dara yang kutonton atau The Killers.

5 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × 2 =