Menikmati Cumi Bakar Pontianak Delicioso

Cumi Bakar Pontianak – Kota khatulistiwa Pontianak terkenal dengan keanekaragaman kuliner seperti ikan asam pedas, bubur pedas dan sebagainya, tak ayal pula hidangan kuliner khas kota Pontianak terutama Kalimantan Barat sudah menjadi langganan film nasional seperti Aruna dan Lidahnya serta Bakpao Ping-ping.

Kali ini kita akan membahas salah satu hidangan khas Pontianak yang berkaitan dengan hewan laut memiliki tantakel dan tinta, Sotong Pangkong ? Bukan sebab itu sering di bicarakan, kali ini kita akan membahas saudara dari sotong yaitu Cumi-cumi.

Berdasarkan Wikipedia,  Cumi-cumi adalah kelompok hewan cephalopoda besar atau jenis moluska yang hidup di laut. Dalam bahasa Yunani makna dari cephalopoda adalah “kaki kepala”, hal ini karena kakinya yang terpisah menjadi sejumlah tangan yang melingkari kepala.

Terdapat perbedaan signifikan antara Sotong dan Cumi-cumi diantaranya adalah Cumi memiliki tubuh panjang dan meruncing. Cumi memiliki 10 tentakel dan mata besar di sisi kanan kiri tubuhnya. Cumi memiliki sepasang sirip kecil di bagian belakang tubuh atau ekornya. Ukurannya lebih kecil dibanding sotong. Tintanya lebih amis dibandingkan sotong. Punya cangkang di dalam tubuh berbentuk tangkai. Harga cumi-cumi biasanya lebih mahal dibanding sotong.

Sedangkan Sotong memiliki tubuh panjang tetapi agak pipih dan melebar. Umumnya ukuran tubuhnya lebih besar dibanding cumi. Sama halnya dengan cumi, sotong juga punya 10 tentakel. Bagian matanya cukup besar, tidak berada jauh satu sama lain. Sepasang siripnya memanjang dari leher hingga ujung ekornya. Untuk memasak yang mengikutsertakan tinta, lebih baik menggunakan tinta sotong karena tidak begitu amis. Cangkang bagian dalamnya pipih.

Cumi Bakar Khas Pontianak

Sebenarnya hidangan cumi bakar sudah lumrah menjadi hidangan khas di Indonesia, seperti cumi bakar khas Purwokerto, Cumi bakar khas Balikpapan dan sebagainya, hal ini mirip dengan sate, soto ataupun bakso di mana setiap provinsi memiliki ciri khas akan masakan tersebut.

Namun yang menjadi ciri khas dari Cumi Bakar Pontianak ini adalah teksturnya yang lembut. Harganya juga sesuai dengan ala carte atau streetfood pada umumnya yaitu berkisar Rp. 12.000 – Rp. 20.000 pertusuk.

Cumi ini di isi dengan sosis maupun bakso serta di balur dengan saos tomat serta kecap yang kental menjadikan hidangan ini sangat delicioso.

“Kami juga akan hadir pada acara Hut Pontianak tanggal 30 Oktober 2019 di Diponegoro” ujar Azoy owner dari Cumi Bakar Pontianak.

Sementara di hari biasa Cumi Bakar Pontianak hadir di Jalan Penjara depan Apotik Graha mulai pukul 14.30 Wib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *