Yuk jadi Penjahat ?

Saat artikel ini ditulis, sebagian dari pembaca mungkin akan
mengernyitkan dahi, Apakah aku ingin mengajak kearah kesesatan ? sudah jadi
setankah aku ? tunggu dulu, jawabannya aku tak ada maksud ingin mengajak para
pembaca kearah kesesatan, bukan itu maksudnya.

Lantas maksudnya apa ? Jawabannya adalah penjahat disini
merupakan karakter antagonis disuatu teater atau film dimana maksud dari
antagonis disini adalah karakter yang selalu kontra karakter utama dimana
Antagonis sering digambarkan sebagai penjahat atau Enemy. Sedangkan karakter
Protagonis digambarkan sebagai jagoan atau Heroic, karakter utama juga sering
digambarkan sebagai orang yang teraniaya untuk film drama.

Didalam sebuah film action terdapat pula antihero karakter
ini adalah seorang Hero atau pahlawan yang memiliki sifat negatif dan sering
bertindak seenaknya sendiri contohnya Brian Mills di Taken yang sering main
hajar begitu pula dengan  Wolverine dan Deadpool
atau bisa juga seperti John McClane yang gemar mabuk-mabukan, Frank Castle di
film Punisher juga tergolong sebagai antihero atau Sundal Bolong yang juga
menghajar musuh-musuhnya tanpa belas kasihan,  kali ini kita tidak akan membahas antihero dan
Hero, sebab setiap orang ingin menjadi Superhero atau hero, padahal tanpa kita
sadari dengan memberikan sedekah kita sudah menjadi hero bagi orang lain.

Kenapa jadi karakter penjahat itu enak ? jawabannya setiap
film akan terasa menjemukan jika tidak memiliki tokoh yang selalu menentang
karakter utama kecuali sebagian film Drama, Komedi atau Dokumenter,  apa jadinya Superman tanpa Lex Luthor. Hambar
? sudah pasti.

Namun memerankan tokoh penjahat itu tidaklah mudah Alm.
Heath Leadger saja hampir menjadi gila sungguhan tatkala memerankan Joker di
film The Dark Knight, Anthony Hopkins sampai detik ini tercatat sebagai Hanibal
Lecter meskipun dia sudah bermain di film-film lainnya, karena keberhasilannya
di film The Silence of the lambs lah yang membuat namanya berjaya hingga
sekarang.

Namun memerankan tokoh penjahat itu tidaklah mudah Alm.
Heath Leadger saja hampir menjadi gila sungguhan tatkala memerankan Joker di
film The Dark Knight, Anthony Hopkins sampai detik ini tercatat sebagai Hanibal
Lecter meskipun dia sudah bermain di film-film lainnya, karena keberhasilannya
di film The Silence of the lambs lah yang membuat namanya berjaya hingga
sekarang.

Atau Haji Muhidin, nama tokoh tersebut lebih tenar daripada
nama Pak Abdul Latif yang memerankan tokoh tersebut. Glenn Close sempat menjadi
orang paling dibenci di Amerika Serikat karena berhasil di film 101 Dalmatians

Meskipun demikian tokoh penjahat sering dianggap sampah jika
mereka tidak berhasil memerankannya dengan sungguh-sungguh sebagai contoh Jared
Leto di film Suicide Squad dengan tawa yang dibuat-buat dia malah mendapatkan nominasi
aktor terburuk di Razzie Awards.  Padahal
dia pernah mendapatkan Academy Awards di film Dallas Buyers Club

Begitu juga dengan aktor Eddie Redmayne yang mendapatkan
aktor terburuk di ajak Razzie Awards lewat film Jupiter Ascending, padahal dia
pernah mendapatan aktor terbaik di film The Theory Everything sebagai Stephen
Hawking. Inti dari artikel ini adalah jika kita serius mengerjakan
sesuatu dengan professional orang akan selalu mengingat kita bagiku inilah
enaknya menjadi Penjahat, jadi yuk mari jadi villain

Ingatlah, penjahat sesungguhnya pada diri setiap insan manusia adalah hawa nafsu dan syaitan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two + seventeen =