Masturbasi Dan Narkoba

Masturbasi Dan Narkoba Setioko – Pada dasarnya Masturbasi adalah aktivitas seksual yang dilakukan seorang diri untuk memperoleh kepuasan seksual. Dari segi kesehatan para ahli sebetulnya tidak melarang masturbasi selama dilakukan secara higienis dan wajar.

Meskipun demikian Masturbasi sudah merupakan salah satu tindakan yang dilarang dalam agama apapun terutama Islam.

Para ulama madzhab Maliki, Syafi’i dan Zaidiyah berpendapat bahwa onani adalah haram. Argumentasi mereka akan pengharaman onani ini adalah bahwa Allah swt telah memerintahkan untuk menjaga kemaluan dalam segala kondisi kecuali terhadap istri dan budak perempuannya. Apabila seseorang tidak melakukannya terhadap kedua orang itu kemudian melakukan onani maka ia termasuk kedalam golongan orang-orang yang melampaui batas-batas dari apa yang telah dihalalkan Allah bagi mereka dan beralih kepada apa-apa yang diharamkan-Nya atas mereka. Firman Allah swt

وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ ﴿٥﴾
إِلَّا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ ﴿٦﴾
فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاء ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ ﴿٧﴾

Artinya : “dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki. Maka Sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada terceIa. Barangsiapa mencari yang di balik itu. Maka mereka Itulah orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al Mukminun : 5 – 7)

Meskipun Demikian sebagian ulama ada yang menghalalkan hukum masturbasi agar tidak terjatuh dalam perbuatan zina, namun hukum ini sendiri mirip dengan hukum makan babi dikala darurat atau tidak ada makanan lain sedangkan ia tersesat didalam hutan atau daerah yang berbahaya.

Dalil yang memperbolehkan

 

Para ulama madzhab Hanafi berpendapat bahwa onani hanya diharamkan dalam keadaan-keadaan tertentu dan wajib pada keadaan yang lainnya. Mereka mengatakan bahwa onani menjadi wajib apabila ia takut jatuh kepada perzinahan jika tidak melakukannya.

Hal ini juga didasarkan pada kaidah mengambil kemudharatan yang lebih ringan. Namun mereka mengharamkan apabila hanya sebatas untuk bersenang-senang dan membangkitkan syahwatnya. Mereka juga mengatakan bahwa onani tidak masalah jika orang itu sudah dikuasai oleh syahwatnya sementara ia tidak memiliki istri atau budak perempuan demi menenangkan syahwatnya.

Dampak buruk Masturbasi

 

Masturbasi seperti yang kita ketahui bahwasanya hukum dasar memang haram, dibalik pengharaman tersebut tentu Allah SWT memiliki maksud lain diantaranya adalah

Ejakulasi dini

Terlalu sering melakukan onani dapat menyebabkan terjadinya ejakulasi dini. Bagi pria yang melakukan onani beberapa kali sebelum melakukan hubungan seks, akan cenderung sulit mencapai klimaks.

Rasa bersalah

Bahaya onani lainnya adalah membawa efek negatif secara psikologis, lantaran terbentur dengan nilai-nilai agama, moral, dan budaya, sehingga menjadikan seseorang merasa malu dan bersalah setelah selesai melakukan kegiatan tersebut.

Cerita di balik seseorang yang ingin bertobat

Kali ini Setioko akan menceritakan seseorang yang mencoba bertobat dari perbuatan Fapping / Onani / Coli atau apapun namanya itu.  Thomas namanya dan kali ini, cerita akan di tulis dengan gaya bahasa “aku”

Perkenalkan, namaku Thomas. Aku lahir di Bandung pada tanggal 12 Juli 1983. Sejak kecil aku memiliki kebiasaan buruk yaitu coli. Kebiasaan ini lahir sebab pada waktu kecil, aku pernah melihat sebuah iklan produk obat-obatan demam untuk anak kecil, dimana model yang digambarkan tidak senonoh yaitu seorang anak bule “gadis” mencium pipi seorang anak “pria” keturunan pribumi, hingga pipinya berwarna merah.

Dan entah kenapa sejak itu aku mulai melakukan research untuk mengetahui siapa namanya dan alhasil bukan hal yang baik kudapatkan melainkan hal buruk. Pada masa itu “sekitar tahun 1980-an akhir” tidak ada larangan untuk memperlihatkan sesuatu yang tabu di depan publik.

Kebiasaan buruk ini terus berlanjut hingga aku menciptakan objek fantasi liar yang berbeda-beda sejak tahun ke tahun. Misalkan ketika aku SD, aku mencoba membayangkan teman-temanku yang cewek sebagai objekku.

Namun aku lebih sering menggunakan objek wanita bule sebagai bahan fapping, meskipun aku juga pernah menggunakan objek wanita lokal sebagai objek fantasi.

Parahnya, kebiasaan ini akhirnya menjadi sebuah penyakit mental venustraphobia, dimana aku tak punya keberanian untuk berbicara dengan wanita yang kusukai sejak SMU, aku hanya berani berbicara melalui telepon atau SMS “pada masa itu belum ada Sosial Media seperti saat ini”

Mencoba Untuk Berubah

Teman-teman SD hingga Kuliahku sudah ada yang menggendong anak dan terkadang aku iri melihat mereka. Sedangkan aku ?

Aku masih terlelap dengan fantasi dan imajinasiku. Yup, aku terlena apalagi sempat melakukan Blind Dating dengan gadis yang berasal dari Amerika Serikat. Seorang gadis keturunan Hispanik yang sampai saat ini aku tak mengetahui keberadaan gadis itu. Ia mengatakan kepadaku bahwa ia memiliki penyakit kanker.

Dan aku sudah menunggunya untuk datang ke kotaku selama empat tahun, sialnya selama itu pula aku selalu melakukan masturbasi dengan objek wanita bule beberapa diantaranya porn. Hingga aku sadar bahwa aku harus berubah.

Yup, aku sadar bahwa segalanya harus berubah. Salah satu alasan mengapa Tuhan belum memberikanku jodoh adalah aku telah melakukan perzinahan besar yang tak kusadari yaitu Onani.  Sedangkan Rasulullah SAW Bersabda

“Wahai para pemuda, apabila siapa diantara kalian yg telah memiliki ba’ah (kemampuan) maka menikahlah, karena menikah itu menjaga pandangan dan kemaluan. Bagi yang belum mampu maka puasalah, karena puasa itu sebagai pelindung. (HR Muttafaqun `alaih)

Banyak cara yang kucoba untuk menghindari hal tersebut diantaranya aku mencoba untuk meyakinkan diriku bahwa aku harus mencari sesuatu yang real atau nyata.

Aku juga harus menundukkan pandanganku serta melakukan perbuatan yang positif seperti menulis novel atau menulis cerpen. Apapun itu aku harus mencoba melakukan sesuatu hal yang positif.

Masturbasi dan Narkoba

Masturbasi adalah salah satu candu narkoba yang sangat dahsyat. Orang yang ingin melepaskan diri dari jeratan setan ini sangat berat. Namun insya Allah mereka dapat melakukannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *