Asal Usul Tahun Baru Imlek

Sebelumnya aku ingin mengucapkan gong xi fa cai bagi
teman-temanku yang merayakan perayaan hari raya Imlek 2017 Masehi, tahun ini
dikenal dengan nama tahun ayam, sebetulnya aku kurang begitu faham dengan
istilahnya tahun ayam, tahun babi dan bangsanya beserta maknanya, yang jelas
jika dirunut dari tahun cina aku lahir di tahun 1983 yang berkaitan dengan
Babi.

Sebetulnya banyak temanku yang berasal dari etnis tionghoa
sebagian dari mereka ada yang beragama Islam, Kristen “Notabene”, Budha dan
sebagainya. Namun bagiku tak ada masalah berteman dengan mereka, selama mereka
tidak mengusik agamaku.

Guru bahasa Inggrisku berasal dari suku Tionghoa dia
bermarga Hie, Lalu darimana asal usul tahun baru imlek ? sebenarnya  dalam bahasa mandarin Imlek memiliki istilah “Zhen
Yue Chu Yi ” yang bermakna hari pertama dalam satu Tahun hal ini juga dikenal dengan
istilah “Chun Jie”

Pada dasarnya terdapat dua kisah besar tentang asal usul
Imlek yaitu 

a.      
Nian Raksasa dan makan malam bersama

Konon dizaman dahulu terdapat sesosok
raksasa dimana raksasa ini dijuluki Nian oleh penduduk setempat, Raksasa ini
sangat kejam dan gemar memakan apapun termasuk manusia dan hewan, Setiap hari
menu makanannya berubah-ubah, hal ini membuat penduduk merasa ketakutan.  Setiap 365 hari, Raksasa Nian akan pergi ke
kerumunan orang ramai untuk mencari mangsanya. Waktu keluarnya Raksasa Nian
adalah pada malam hari saat Matahari sudah terbenam dan pulang ke
pengunungannya pada waktu fajar saat Ayam berkokok.

Cara menghadapi Nian adalah

a.      
Pada malam yang bersangkutan, setiap keluarga
menyiapkan makanan untuk makan malam lebih awal, sehingga tak ada lagi yang
menyiapkan makanan setelah makanan tersebut telah tersedia

b.     
Menutup dan mengunci semua pintu

c.      
Sembunyi dirumah untuk makan malam bersama
keluarga atau disebut dengan “Nian Ye Fan”.  Makan malam ini sangat spesial

d.     
Berdoa kepada Dewa dan memberikan makan malam untuknya agar terlindung  dari ancaman Raksasa Nian 

b.     Penciptaan kalender “Wan Nian”

Awal dari kisah ini adalah seorang pemuda
yang membuat kalender pemuda ini bernama Wan Nian, hal ini tercetus setelah
kerusakan perhitungan tanggal yang terjadi di daratan Cina pada masa itu, Lalu
dia memiliki niat untuk memperbaiki cara perhitungan musim agar lebih akurat.
Pada suatu hari Wan Nian melihat bayangan pohon yang bergerak, hal ini
memunculkan inspirasi baginya sehingga terciptalah suatu alat untuk memantau
pergerakan bayangan matahari agar dapat mengetahui dan mengukur waktu dalam
satu hari.

Selain itu, tetesan air dari tebing juga memberikan
masukkan baginya untuk mengukur waktu, dia menciptakan alat bertingkat
lima  yang bernama “Wu Ceng Lou Hu [五层漏壶]”  Dengan hal ini dia
yakin bahwa waktu akan berulang selama 360 hari.

Hal ini kemudian diketahui oleh Raja sehingga
Beliau menemui Wan Nian, adapun waktu yang dimaksud merupakan waktu musim semi,
setelah 360 hari maka menurut penanggalan cina musim semi akan kembali.

Begitulah
kira-kira yang dapat diceritakan berdasarkan sejarah Imlek 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 + 2 =