Dibalik video sanggahan terhadap Junaedi Salat

Sanggahan terhadap Junaedi Salat
Sanggahan terhadap Junaedi Salat

Mungkin banyak yang bertanya mengapa Penulis membuat video tentang sanggahan terhadap Pendeta Junaedi Salat dimana beliau memang menghina Islam terlebih dahulu. Videonya bisa dilihat disini.

 

Jawabannya adalah penulis mencoba untuk menolong agama Allah yang telah di hina sedemikian rupa oleh aktor yang terkenal di film Ali Topan Anak Jalanan tersebut.

 

Pada saat melakukan penyanggahan, Penulis tidak pernah menghina sesembahan mereka termasuk sesembahan Junaedi Salat, hal ini seperti yang di perintahkan oleh Allah SWT pada surah Al-An’am “Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.” (Qs al-An’am [6]: 108)

 

Sayangnya di beberapa forum debat yang penulis jumpai, pihak Islam lebih sering tanpa sengaja menghina agama lain secara gamblang karena emosi, bahkan termasuk Yesus atau Nabi Isa AS seperti dengan menyematkan kata-kata yang tak pantas disandingkan dengan nama beliau. Padahal Yesus adalah Nabi Isa AS, dimana umat Islam mengimaninya sebagai nabi tepatnya nabi sebelum nabi terakhir yaitu Rasulullah Muhammad SAW.

 

Hanya saja Pauluslah orang yang telah mengubah-ubah isi bible atau Injil dan menjadikannya Tuhan. Tips dari penulis ketika berdebat adalah jangan, sekali-kali jangan balik menghina mereka, apalagi menghina agama yang dianutnya, karena para penghina itu akan semakin “gila” menghina kita. Penghinaannya bisa merembet ke seluruh aspek kehidupan kita.

 

Apa yang penulis buat di video sanggahan hanyalah berupa teguran dan penjelasan dalam Islam, namun banyak komentar yang disertai dengan amarah, sehingga penulis tidak lagi menanggapi mereka.

 

Kasus Pendeta Junaedi Salat yang murtad dan menghina Islam merupakan kasus yang terlebih dahulu muncul sebelum video sanggahan ini beredar. Seperti yang terdapat di berita berikut bahkan muncul juga di Wowkeren.com.

 

Penulis juga mengajak para komentar disini untuk bergabung ke grup Mas Edi Prayitno seorang muallaf untuk berdiskusi secara baik,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen − thirteen =