Pelajaran dari Hacksaw Ridge

“Help me get one more” begitulah
quotes yang diucapkan oleh Desmond Doss, Film ini diangkat berdasarkan kisah
nyata dan mungkin untuk kesekian kalinya film ini berhasil memberikan suatu
pengaruh bagi diriku, jujur ketika aku menyaksikan film ini bulu kudukku
merinding, memang ini bukanlah film horror, melainkan film Drama Action yang
mengisahkan tentang seorang Prajurit yang bernama Desmond Doss. Dia adalah
seorang penentang perang bahkan tak mau mengangkat senjata meski ikut pelatihan
militer. Hal ini malah membuatnya menjadi orang yang aneh, bahkan dia juga
sempat dikirim ke pengadilan militer. Akibat dari tindakannya tersebut, dia
juga menjadi orang yang di bully dan pernah dihajar habis-habisan oleh
rekan-rekannya yang lain.

Lantas apa yang membuatku tertarik dan
membuat film ini menjadi salah satu film yang patut di tonton ? Jawabannya
adalah idealisme dan kekerasan hatinya yang menolong tujuh puluh lima prajurit
di Okinawa Jepang, Bahkan ada sebuah scene yang lucu yaitu tatkala di
pertempuran terakhir para tentara tidak langsung menyerang, melainkan menunggu
doa dari Doss.  Terlalu sakral kah Doss ?
Film ini juga diwarnai dengan ketegangan dan juga adegan yang memorable di
otakku yaitu tatkala Smitty Ryker tewas.

Tegang, ya sebab Doss harus menyelamatkan sendiri para
prajurit yang terluka, dia tak memandang bulu baik dari pihak Jepang maupun
Amerika, siapapun yang membutuhkan pertolongan akan selalu dia tolong.  Inilah yang membuatku film ini memiliki nilai
plus. Seperti film-film garapan Mel Gibson lainnya seperti Apocalypto,
ketegangan inilah yang menjadi rumus dari Mel Gibson, selain itu Gibson juga
jujur didalam menyutradarai sebuah film, jika memang gore maka gore itulah yang
digambarkan apa adanya, termasuk Bahasa, jika film mengisahkan tentang Indian maka Gibson tidak akan mau memasukkan bahasa Inggris di film tersebut atau jika kejadiannya menggunakan bahasa Ibrani maka Gibson juga tetap menggunakan bahasa tersebut, kejujuran adalah gaya dari film Mel Gibson, gaya ini mirip dengan gaya penyutradaraan Steven
Spielberg saat menggarap Saving Private Ryan.

Jujur, sudah lama rasanya aku ingin menonton film yang
memberikan inspirasi serta sebuah semangat dalam hidupku, aku pernah menonton
film Forrest Gump, film ini juga inspiratif setelah itu memang aku menyukai
beberapa film seperti Equalizer, About Time namun semuanya hanyalah fiktif. Baru
kali ini aku terpesona dengan film yang benar-benar inspiratif. Tak pelak
nominasi oscar berhak diberikan kepada film ini meskipun yang menang adalah
Moonlight.

Satu moral yang dapat diberikan dari film ini adalah jadilah
orang yang sedikit unik, memang pada umumnya untuk menjadi orang yang unik maka
kita harus tahan akan cobaan dan hinaan, Dan fokuslah akan keunikan pada diri
kita, sebab suatu saat orang akan memandang sisi positif dari keunikan
tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 + nineteen =