Terimalah kelebihan dan Kekuatan pada Diri Kita

Tak pernah ada sesuatu di dunia ini yang menerimamu apa adanya, kecuali Tuhan. Bayangkan sejenak, pernahkan Tuhan datang dan menyalahkanmu ? Pernahkah Tuhan menentangmu dan mengatakan bahwa kau telah melakukan kesalahan dan seharusnya kau melakukan ini, jawabannya tidak.

Sebab Tuhan amat sayang kepadamu, Tuhan mencintaimu melebihi apapun, Tuhan mencintaimu melebihi apa yang kau pikirkan, bahkan kau bayangkan, Tuhan Maha Baik, Cinta dan kasih sayang-Nyalah yang sebenarnya dan harus kita rasakan, cinta-Nya tidak ada pengecualian, Apa yang telah Tuhan berikan dan harapkan kepada kita ? tidak ada, ketika kita bernafas berapa milyarkah yang harus kita bayarkan kepada Tuhan ? jawabannya tak ada. Karena Tuhan mencintai kita melebihi apapun.

Kita selalu mencoba berlari dan menyalahkan diri sendiri, maka dari itu ubahlah pola pikiran kita sebab kita tak selamanya sendirian, Mengapa ? Karena apapun yang kita terima dari Tuhan hari demi hari selalu kita anggap tak berguna. Manusia selalu tak merasa bersyukur atas apapun yang telah diberikan oleh-Nya.

Cobalah untuk selalu merasa bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan, setiap orang selalu ingin merasa sempurna, Padahal tak ada manusia yang sempurna, apakah kau sudah sempurna dan tak punya dosa ? Jangan merasa tinggi hati, terimalah kenyataan sebagaimana Tuhan menciptakanmu dengan sempurna, Setiap manusia itu unik, kalian adalah kalian dan aku adalah aku, hanya kalian yang bisa memahami diri kalian, tak ada yang bisa sama dengan kalian.

Haruskah kita fokus akan kelemahan kita ketika Tuhan memberikan kita banyak kelebihan dengan sempurna, Gunakanlah skill kalian, jangan berfikir akan kelemahan kalian, setiap orang memiliki kelemahan, Tuhan menciptakan manusia berdasarkan kesetaraan hak dan kewajiban.

Haruskah kita fokus akan kelemahan kita ketika Tuhan memberikan kita banyak kelebihan dengan sempurna, Gunakanlah skill kalian, jangan berfikir akan kelemahan kalian, setiap orang memiliki kelemahan, Tuhan menciptakan manusia berdasarkan kesetaraan hak dan kewajiban.

Temukanlah kelebihanmu bukan kelemahanmu, jika kita tidak sempurna dan memiliki kelemahan di suatu bidang, kita pasti mampu dan memiliki kekuatan untuk melakukan dibidang lainnya, Manusia itu hidup dengan kesempurnaan yang ada, ingat tak ada sesuatu yang buruk didunia ini, buruk itu hal lain.

Namun bagaimana kita menggunakan kemampuan yang kita miliki, mungkin orang mengatakan sebuah pertarungan itu jelek, namun bagaimana dengan seorang pejuang yang berkelahi untuk negaranya, Pengacara yang berjuang dan bertarung untuk keadilan jadi apakah pertarungan itu kebiasaan buruk ? Jika pertarungan untuk gaya-gayaan itu sangat buruk, namun tidak halnya dengan pertarungan untuk suatu keadilan. Setiap hari kita bertarung dengan waktu. Sehingga tidak semua pertarungan itu buruk. Pertarungan fisik untuk memperebutkan suatu cinta semu itu memang buruk, namun bukan pertarungan mental.

Gunakanlah kemampuan kita untuk menjadi orang yang baik bukan seorang penjahat Jika kalian adalah orang yang pemaaf maka maafkanlah setiap insan manusia lupakanlah kesalahannya, Jika kalian jago memotivasi orang maka jadilah seorang motivator. Gunakan kemampuan yang kalian miliki.

Tuhan menciptakan kita tanpa harapan apapun dari kita, bahkan Tuhan hanya ingin doa kita, Tuhan ingin apa yang kita inginkan, karena Tuhan maha pemberi, Tuhan mencintai manusia dengan kelemahan dan kelebihan yang ada, Tuhan tidak pernah curiga akan kemampuan kita, Tuhan percaya kita, Tuhan tahu mengapa Tuhan menciptakan kita, Tidak menerima diri kita apa adanya berarti kita tidak menerima Tuhan, menyakiti diri kita berarti menyakiti Tuhan, Kalian tak percaya akan Tuhan dan itu Salah. Tuhan masa Besar,

Tuhan menciptakan kita tanpa harapan apapun dari kita, bahkan Tuhan hanya ingin doa kita, Tuhan ingin apa yang kita inginkan, karena Tuhan maha pemberi, Tuhan mencintai manusia dengan kelemahan dan kelebihan yang ada, Tuhan tidak pernah curiga akan kemampuan kita, Tuhan percaya kita, Tuhan tahu mengapa Tuhan menciptakan kita, Tidak menerima diri kita apa adanya berarti kita tidak menerima Tuhan, menyakiti diri kita berarti menyakiti Tuhan, Kalian tak percaya akan Tuhan dan itu Salah. Tuhan masa Besar,

Kita ingin setiap orang menerima kita apa adanya, memaafkan kita, namun hal yang terjadi adalah manusia tidak pernah perduli akan sesamanya, Manusia cenderung egois, Kecuali sahabat kita, sebagai contoh dia tak pintar, lalu orang akan membullly kita, Terimalah diri ita apa adanya dan orang lain akan menerima kita apa adanya,

Tidak perlu mengubah agar sama dengan orang lain agar orang itu menerima kita, Perubahan memang perlu tatkala itu menjadi bagian dari diri kita, Ubahlah tatkala kita inign berubah, Jangan berubah demi orang lain. Terimalah kelebihan dan kelemahan yang ada pada dirimu.

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku maka aku akan ingat kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar akan nikmat-Ku.” (QS al-Baqarah:152)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − nine =