xXx : Return Of Xander Cage, ketika Xander memiliki tim expandables Extreme

Sebenarnya film ini merupakan film popcorn yang tidak terlalu mementingkan
jalan cerita melainkan aksi laga, Meski demikian film ini tetap asyik untuk di
tonton sebagai hiburan belaka, jujur saat aku menonton film ini entah mengapa
aku terbayang akan The Expandables, dengan perbedaan karakter dari Asia lebih

ditonjolkan seperti Tony Jaa, Donnie Yen,Deepika padukone, dan aku lantas berfikir
andai film ini dilanjutkan mungkin Joe Taslim akan bermain di film sekuelnya. Sayangnya
untuk jalan cerita bukanlah tujuan utama dari film ini. 

Cerita dimulai dari August Gibson yang hendak mencari
rekrutan baru untuk proyek xXx nya, dimana di dua film sebelumnya karakter ini mampu
dilakukan oleh Xander Cage (Vin Diesel) serta Darius Stone (Ice Cube) lucunya
Gibson malah merekrut pemain bola yang saat ini bermain untuk Barcelona FC.
Neymar Jr di sebuah kafe yang terletak didaerah pecinaan.

Saat mereka sedang asyik mengobrol tiba-tiba sebuah satelit
jatuh dengan kondisi yang berapi-api lalu meledak, Neymar beserta Gibson
dikabarkan tewas, NSA membutuhkan rekrutan baru, namun pada saat rapat tentang
kotak pandora “Sebagai informasi, kotak pandora inilah yang menyebabkan Gibson
Tewas karena mampu mengendalikan satelit” Xiang beserta komplotannya mencuri
kotak tersebut

Film berlanjut dengan jalan cerita dan alur yang ngawur,
mungkin film ini hendak mencoba ala film Michael Bay namun kerusakan kota
bukanlah tujuan akhir dari film ini, yang membedakannya adalah film ini terlalu
menonjolkan efek para jagoan Extreme dengan aksi yang super greget.

Xiang “Donnie Yen” ternyata bukanlah penjahat, malah dia dan
komplotannya membantu Xander Cage, siapakah penjahat sesungguhnya ? aku tidak
ingin memberitahu disini, Aku sedikit dejavu dengan hadirnya Darius Stone “Ice
Cube” Dejavu akan film The Expandables 2, dimana Chuck Norris muncul tatkala
para jagoan kehabisan peluru.  Masih
ingat akan adegan itu ?

Nah, Darius Stone juga hadir tatkala Selena, Adelle “Ruby
Rose”, Nick dan rekan-rekannya kehabisan peluru, bedanya Stone menghajar musuh
dengan Granade Launcher secara membabi buta, sedangkan Norris di Expandables 2
menghajar dengan senjata biasa.  Was that
Cube Joke ? entahlah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two + 1 =