Project Bluebeam : Project yang berbahaya

Project Bluebeam
Haarp

Akhir-akhir ini seluruh dunia
dikejutkan dengan Bunyi Sangsakala Palsu, Bebagai macam tipikal suara ada di
sekitar manusia. Mulai infrasonik, audiosonik, dan ultasonik. Di antara ketiga
suara tersebut ada suara yang bisa di dengar dan ada suara yang terlalu keras
dan terlalu kecil untuk didengar manusia. Suara itu termasuk kategori suara
infrasonik, yaitu sekitar 17 hertz hingga 0,001 hertz. Fenomena itu dikenal
dengan nama The Hum.

Fenomena yang tenar terjadi pada
tahun 1990 tersebut memang terasa sejak 1970-an. Hanya pada tahun 1970 dan
1980, Dan kembali terjadi lagi di tahun 2000-an. Apakah The Hum bisa
dikategorikan sebagai sangkakala Malaikat Israfil ? 

Awalnya, Ts berpendapat demikian..
Apalagi terdengar seperti mengucapkan kalimatullah contoh di video berikut ini,
perhatikan menit 0:10 dan 0:17. Berbagai teori telah coba di sangkut pautkan
dengan kejadian ini. 

Teori dengungan dalam Bumi

Coba tutup pintu dan jendela,
matikan semua peralatan elektronik dan berdiam dirilah sejenak. Tiba-tiba kita
merasa semua suara menjadi lenyap dan kemudian suara berdengung aneh mulai
terdengar di telinga kita. Mungkin anda pernah mengalaminya dan bertanya :
Suara apakah yang barusan terdengar ?”

Meski demikian teori dengungan dalam
bumi sangatlah lemah. 

Lalu bagaimana dengan Teori
Konspirasi, apakah The Hum merupakan salah satu bagian dari Project Blue Beam ?

Project Blue Beam adalah proyek
rahasia yang melibatkan NASA dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Terdiri dari sebuah rencana yang
melibatkan empat langkah untuk menciptakan sandiwara-buatan mengenai
“Kedatangan Kedua Yesus/Isa A.S ke bumi” (second coming of Jesus/ Isa A.S)
untuk mendirikan sebuah “satu agama dunia” yang dikendalikan oleh Tatanan Dunia
Baru. New World Order.. Atau Illuminati

NWO Sangat erat kaitannya dengan
Illuminati dan Freemason dalam agenda membentuk Dunia Tatanan Baru atau yang
dikenal dengan nama New World Order. Bagi yang belum tahu Illuminati atau
Freemason, TS akan memberikan jawabannya 

Illuminati adalah nama yang
diberikan kepada beberapa kelompok, baik yang nyata (historis) maupun fiktif.
Secara historis, nama ini merujuk pada Illuminati Bavaria, sebuah kelompok
rahasia pada Zaman Pencerahan yang didirikan pada tanggal 1 Mei tahun 1776.

Freemasonry adalah sebuah organisasi
persaudaraan yang asal-usulnya tidak jelas antara akhir abad ke-16 hingga awal
abad ke-17. Freemasonry kini ada dalam beragam bentuk di seluruh dunia dengan
jumlah anggota diperkirakan sekitar 6 juta orang, termasuk 150000 orang di
bawah yurisdiksi Loji Besar Skotlandia dan Loji Besar Irlandia, lebih dari
seperempat juga orang di bawah yurisdiksi Loji Besar Bersatu Inggris dan kurang
dari dua juta orang di Amerika Serikat.

Sejak bergabung dengan kelompok
Freemasonry, illuminati menjadi semakin kuat karena dibantu oleh jaringan
kelompok Freemasonry yang sepertinya tidak menyadari telah dijadikan alat
transportasi aman oleh illuminati.

Illuminati terus diburu oleh gereja.
Mereka dicap sebagai penganut paham Luciferian Conspiracy. Lucifer sering
dikaitkan dengan setan. Sehingga illuminati juga disebut sebagai kelompok
saithan. Sebutan ini menjadi asal kata satan dalam bahasa Inggris yang berarti
setan. Walaupun demikian mereka bukanlah pemuja setan, hal tersebut hanya
propaganda gereja kepada Illuminati agar mereka semakin diyakini sebagai musuh
masyarakat. 

Illuminati dan Freemason memiliki
agenda untuk mendirikan Agama Baru dengan pemimpinnya New Messiah atau Messias
Palsu yang didalam Muslim dikenal dengan nama Dajjal.. Agamanya dikenal dengan
nama Kaballah. Kabbalah berasal dari bahasa Ibrani yang memiliki pengertian
luas sebagai ilmu kebatinan Yahudi atau Judaism dalam bentuk dan rupa yang amat
beragam dan hanya dimengerti oleh sedikit orang.

Beberapa aktris dunia seperti
Madonna adalah penganut Kaballah makanya tak heran jika kita sering menyaksikan
Setan, Seks di setiap Video Klip Madonna. Meski demikian tak semua Selfie
dengan menutup mata satu merupakan penganut Kaballah bisa jadi mereka hanya
akting atau gaya. 

Illuminati terkait erat dengan Sihir
atau Black Magic.. Namun Bukan Sulap.. Ada yang mengatakan Sulap merupakan
Agenda Illuminati, dan itu kesalahan fatal. Tidak ada hubungan Sulap dengan
Illuminati, Tapi Sihir iya.. 

Project Blue beam adalah salah satu
agenda dari Illuminati dan Freemason, dengan kemampuan NASA yang dikuasai oleh
Yahudi. Mereka bisa membuat apapun yang mereka mau, mereka bisa mengendalikan
cuaca dengan teknologi yang mempengaruhi Ionosfer, dan juga termasuk
Suara-suara agar manusia merasa ketakutan. Bahkan mereka bisa membuat hologram
Nabi Isa AS Palsu atau Messias Palsu.

Project Blue Beam sangat berbahaya
dan lebih berbahaya dari Syiah, dan ancaman orang diluar Islam. 

Megaproyek Blue Beam bertujuan
mengkafirkan manusia dari agama-agama yang dianutnya, dan memasukkan mereka
dalam agama baru yang mereka buat; The New Age Religion. 

Inilah proyek berwatak Dajjal yang
akan menjadi salah satu penyebab tibanya Perang Armageddon atau pembuka kiamat
besar. 

Saat manusia ketakutan inilah Dajjal
hadir dan menyatakan bahwa dia adalah Tuhan, itulah fitnah terbesar

Megaproyek Bluebeam menggunakan
teknologi canggih yang dinamakan High Freaquency Active Aurora Reseacrh Program
(HAARP), dan telah dipatenkan dengan nomor 4.686.605 atas nama Bernard J
Eastlund. Teknologi ini diciptakan oleh Nikola Tesla, seorang genius penemu
teknologi wireless pada 1891 dan penemu penghantaran tenaga listrik melalui
wireless.

HAARP merupakan proyek yang yang
menggunakan gelombang radio sebagai salah satu medianya. Dengan menembakkan
gelombang radio dengan frekuensi tertentu ke atmosfir, baik rendah, sedang
maupun tinggi, maka kondisi ionosfir dan stratosfir akan terpengaruh, sehingga
awan akan terbentuk, iklim dunia akan berubah, dan bahkan jika gelombang itu
memantul kembali ke Bumi, akan muncul taufan atau badai, gempa bumi, dan suatu
ledakan yang kekuatannya sama seperti bunyi ledakan nuklir.

Hebatnya lagi, teknologi ini juga
dipercaya dapat digunakan untuk mengendalikan fikiran manusia, menjatuhkan
pesawat terbang musuh, mengganggu perkembangan mental manusia, dan sebagainya.

Ketika Nikola Tesla menemukan
teknologi ini, tujuan dia melakukan penelitian adalah untuk mempelajari lebih
jauh lapisan ionosfer guna pengembangan teknologi komunikasi radio, keperluan
keamanan seperti misalnya mendeteksi rudal, dan meminimalisir dampak gempa
bumi. Namun, di tangan Amerika Serikat dan organisasi-organisasi Yahudi-nya,
teknologi ini diselewengkan demi mencapai apa yang diinginkan Freemasonry dan
Illuminati sejak ribuan tahun lalu, yakni menciptakan Tatanan Dunia Baru dimana
mereka, Yahudi, sebagai penguasanya.

TS sengaja membuat catatan ini
sebagai pengingat terutama sesama Muslim agar kita tidak terpengaruh dengan
ucapan kebenaran Islam, atau terkejut bahwa Malaikat menunjukkan  matanya
di langit lalu menghubungkan dengan kebenaran Al-Qur’an, percayalah Saudara
Yahudi akan tertawa jika kita melakukan tindakan bodoh seperti itu. 

TS tahu bahwa catatan ini akan
mendapatkan pertentangan dari mantan Guru TS sewaktu sekolah dulu. Karena
pengaruh akan Orde Baru yang melarang membongkar dan mengkaji ini mengkaji itu.
Namun di Islam sudah ada perintah untuk Iqro. 

Ok, lanjut.

A. Beberapa Peristiwa Blue Beam yang
mengacaukan Agama di Dunia.

Penampakkan Buddha Maitreya tahun
2010

==============================================================

Pada 2010 beredar isu bahwa sosok
yang akan dimunculkan di antaranya adalah Maitreya, sosok yang diyakini oleh
umat Buddha sebagai sosok Buddha yang akan datang, yang di Tiongkok dikenal
dengan nama Mile Pusa.

Untuk diketahui, dalam agama Buddha
diajarkan bahwa Buddha merupakan sebuah gelar, sehingga Buddha Gautama bukanlah
Buddha yang pertama di dalam masa-dunia ini (kalpa) yang menurut kepercayaan
umat Buddha, satu kalpa memiliki kurun waktu sekitar 4.320.000.000 tahun.

Buddha-buddha sebelumnya adalah
Buddha Kakusandha, Buddha Konagamana, Buddha Kassapa, dan kelak akan datang
Buddha baru yang bernama Buddha Mettaya (Maitreya). Saat ini umat Buddha
percaya bahwa Maitreya tinggal di Surga Tusita yang merupakan tempat tinggal
bagi para Bodhisatva sebelum mencapai tingkat ke-Buddha-annya. Buddha Sakyamuni
juga bertempat tinggal di sini sebelum terlahir sebagai Siddharta Gautama.

Penampakkan Nabi Isa AS Palsu yang
merupakan Hologram

===============================================================

Pertunjukkan spektakuler holografik
ini bertujuan untuk “memenuhi” nubuat dalam agama Islam dan Kristen tentang
turunnya Nabi Isa As atau Yesus Kristus ke Bumi. Namun apa yang dikatakan Nabi
Isa atau Yesus dalam “pertunjukkan” itu akan bertentangan dengan Al Qur’an dan
Injil, karena Isa dan Yesus palsu itu akan menyerukan pengikutnya untuk
mengikuti agama baru yang disebut sebagai Agama Dunia Baru (The New Age
Religion).

Nabi Isa AS palsu ini mirip dengan
Nabi Isa yang di percayai oleh umat Nasrani, Namun bagi Orang Islam kami
percaya beliau akan turun di sebuah Menara dan bersama-sama dengan Imam Mahdi
memerangi kemungkaran. Di zaman dulu belum ada Foto

Selain itu Rasulullah sudah menjelaskan beberapa pertanda yang menjadi awal
dari kiamat Besar
Nabi Isa AS tidak akan muncul atau turun sebelum Imam Mahdi turun ke bumi,
Perang besar saja belum terjadi. Waspadalah teman

B. Proses kinerja Blue Beam

Memanipulasi fikiran manusia dan
indra manusia, sehingga seolah-olah Tuhan memberikan wahyu kepadanya, meski
manusia tidak melihat kehadiran sang maha Pencipta tersebut. Caranya adalah
dengan menerapkan metode telepati elektronik dengan menggunakan gelombang ELF
(Extremely low frequency), VLF (Very low frequency), dan LF (Low frequency).
Gelombang yang dihasilkan dari gelombang radio yang ditembakkan ke ionosfir ini
akan memasuki bagian dalam otak manusia, dan kemudian mempengaruhi cara
kerjanya.

Dari pusat pengoperasiannya, HAARP
diprogram untuk menembakkan gelombang radio berfrekuensi rendah, namun
berkekuatan jutaan atau bahkan miliaran watt, ke ionosfir, sehingga “timbul
gejolak” di sana. Oleh ionosfir, gelombang yang sangat kuat itu dipantulkan
kembali ke Bumi dan masuk ke tanah, lalu merambat hingga kerak Bumi, bahkan
menembus mantel Bumi. Akibat pantulan dan rambatan ini, kepadatan dan materi di
dalam tanah terguncang, terutama pada zona patahan atau subduksi yang tidak
stabil. 

Penelitian ilmuwan membuktikan,
frekuensi rendah memang dapat menembus badan manusia dan kemudian “menerjang”
otak, serta mempengaruhi cara kerjanya. Pengaruh ini akan mempengaruhi seluruh
indera, baik pengelihatan, pendengaran dan penciuman, plus indera kepekaan,
sehingga manusia dapat melihat atau mendengar sesuatu yang tak ada, atau
sebaliknya; tidak melihat dan mendengar apa yang seharusnya mereka lihat dan
dengar, sehingga manusia cenderung menjadi tak logis dan tidak normal karena
mengalami disfungsi otak. Dalam kondisi ini, manusia mudah mengalami
halusinasi, seperti dapat melihat setan, malaikat, dan sebagainya. Dengan
telepati elektronik ini, Amerika Serikat dan rekan-rekan Yahudinya akan membuat
seolah-olah Tuhan berbicara kepada manusia dan memerintahkan agar mengikuti
agama yang mereka buat; The New Age Religion.

Perubahan cuaca ekstrim yang saat
ini kita alami juga ditengarai akibat uji coba HAARP, sehingga muncul berbagai
fenomena aneh seperti datangnya musim kemarau dan musim hujan yang tak
beraturan, terjadinya badai pasir di China pada 2010, terjadinya badai salju di
Palestina pada 2009, adanya badai tropis yang menerjang Karibia, musibah
kekeringan di Asia Tengah dan Timur Tengah, serangan belalang yang luar biasa
besar dalam satu dekade terakhir di Afrika Barat, terjangan Badai Katrina yang
meluluhlantakkan Georgia, Mississippi dan Carolina, dan sebagainya.

Untuk membuktikan kebenaran bahwa
HAARP dapat membuat gempa Bumi, seorang ilmuwan membuat simulasi sederhana,
yaitu dengan sebuah maket miniatur kota yang komplit dengan rumah-rumah,
bebatuan, pohon hutan, bukit dan lainnya.

Lalu untuk membuktikan bahwa
frekuensi sangat rendah dapat memicu gempa, dia menggunakan pengeras suara
rendah untuk bass, yaitu sub-woofer yang diletakkan agak jauh dari maket kota
miniatur tersebut. Setelah sub-woofer dinyalakan, tiada suara yang terdengar
oleh manusia. Hanya membran di sekeliling (di pinggir) sub-woofer tersebut yang
bergerak maju-mundur dengan hebat. Apa yang terjadi kemudian? Maket miniatur
tersebut berantakan.

c. Bencana yang disebabkan oleh
HAARP

1. Gempa Bumi di Jogja 2006

 
 =======================================================

Gempa Jogja pada 26 Mei 2006 diduga
kuat akibat HAARP karena sebelum gempa mengguncang, langit di sebelah selatan
di atas Pantai Parangtritis yang menghadap Samudera Hindia, muncul aurora.
Gempa itu berpusat sekitar 5-7 Km di utara dari lokasi dimana aurora itu
muncul.

2. Tsunami Aceh 2004

   =====================================================

Gempa yang melanda Aceh merupakan
dampak dari teknologi thermonuklir yang dikembangkan AS, dan HAARP merupakan
bagian dari teknologi itu.

Indikasi lain bahwa gempa Aceh bukan
akibat pergeseran lempeng tektonik adalah, setelah gempa dan tsunami terjadi,
NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) beberapa kali merubah
data magnitudo dan posisi episentrum gempa. Selain itu, sebelum gempa,
seismograf di Indonesia dan India sama sekali tidak memperlihatkan aktifitas
adanya gempa di kedalaman dasar laut, dan beberapa saat sebelum gempa terjadi
ada gelombang elektromagnetik berkekuatan 0,5 atau 12 Hertz yang melingkupi
wilayah itu.

Petunjuk lain bahwa gempa Aceh bukan
akibat “kemarahan alam” adalah kondisi sebagian besar mayat yang ditemukan
terbujur kaku dengan kulit berwarna hitam pekat seperti gosong. Padahal,
kematian akibat tenggelam setelah diseret arus tsunami tidak akan mengubah
warna kulit sedemikian cepat dan sedemikian hitam. Mayat-mayat seperti itulah
yang ditemukan setelah AS menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada
1945.

3. Gempa besar berkekuatan 6,9 SR di
China pada 14 April 2010          

=======================================================

Gempa ini juga ditengarai akibat
HAARP karena sesaat sebelum kejadian, muncul awan berbentuk aneh di langit
Negeri Tirai Bambu itu. Gempa berkekuatan 7,0 SR di Haiti pada 12 Januari 2010
yang menewaskan sekitar 200.000 orang, juga ditengarai akibat uji coba HAARP.

Teknologi HAARP yang saat ini
dikembangkan oleh AS sebenarnya berada di luar logika kita, karena selama ini
ilmu pengetahuan mencekoki kita dengan pernyataan bahwa gempa bumi disebabkan
oleh tumbukan dua lempeng Bumi dengan posisi horisontal maupun vertikal, dan
tsunami umumnya dipicu oleh tumbukan lempeng tektonik yang dalam posisi
vertikal dengan kedalaman sekitar 10 km di bawah laut.

Selain itu, ilmu pengetahuan juga
mengklaim bahwa pemanasan global yang memicu anomali cuaca dan menyebabkan
perubahan iklim dunia, antara lain diakibatkan penggunaan bahan bakar fosil
yang tak terkendali, yang menyebabkan efek rumah kaca, sehingga Bumi menjadi
lebih panas karena sinar matahari yang seharusnya terpantul kembali ke angkasa,
terperangkap dalam atmosfir Bumi.

Namun, dengan begitu banyaknya
saksi, data, indikasi dan petunjuk bahwa HAARP benar-benar ada, mau tak mau
membuat kita mulai melihat perubahan iklim dan dunia dari kaca mata yang lain,
yakni kacamata bahwa semua yang terjadi ini ada yang “mengatur, mengendalikan,
dan membuatnya”, yakni AS yang dikendalikan saudara-saudara Yahudi-nya yang
tergabung dalam Freemasonry, Illuminati, dan organisasi Yahudi yang lain.
Apalagi karena fakta bahwa HAARP bukanlah dongeng fantasi ala Hollywood,
diperkuat oleh Zbigniew Brzezinski, mantan penasehat keamanan gedung putih,
melalui bukunya yang berjudul “Between Two Ages”. Di dalam buku itu, Zbigniew
menulis: “Tekonologi akan menyediakan teknik untuk melakukan peperangan rahasia
yang hanya membutuhkan sedikit pasukan, seperti teknik memodifikasi cuaca yang
dapat menimbulkan badai yang berkepanjangan”.

Marc Filterman, seorang mantan
pejabat militer Perancis, juga pernah mengatakan bahwa Amerika telah memiliki
teknologi untuk memanipulasi frekuensi radio, sehingga dapat menyebabkan
kondisi cuaca tertentu, seperti badai dan topan. Konon, pada 2002 pemerintah
Rusia juga pernah meminta konfirmasi Amerika Serikat di hadapan sidang PBB
dengan tuduhan telah menciptakan beberapa bencana di Rusia dengan
eksperimen-eksperimennya. Hingga kini, pihak-pihak yang menuntut penjelasan
tentang HAARP tersebar hampir di seluruh penjuru dunia. Mulai dari penduduk
Alaska dimana instalasi HAARP berada, hingga para ilmuwan di Amerika dan Eropa.
Mereka khawatir HAARP akan menciptakan kerusakan yang tidak bisa
dipulihkan. 

David Yarrow, seorang peneliti
dengan latar belakang bidang elektronik mengatakan, interaksi HAARP akan
menyebabkan ionosfer menjadi robek. Padahal ionosfer lah yang melindungi
manusia dari radiasi Matahari yang ganas. Sedang Charles Yost, peneliti dari
North Carolina berkata;”Jika ionosfer terganggu, maka atmosfer di bawahnya
pasti akan terganggu.”

Di negara-negara maju, HAARP telah
dikenal sejak puluhan tahun lalu. Negara pertama yang mempraktekkan teknologi
ini adalah Uni Soviet, namun dengan nama yang berbeda. Penggunaan teknologi ini
oleh Soviet dengan cara menembakkan frekuensi rendah ke tanah, bukan ke
angkasa, untuk membuat gempa. Untuk ini, negara yang telah terpecah belah dan
kini bernama Rusia itu, digunakan dua pipa dengan diameter setiap pipa sekitar
5 meter dan panjang setiap pipa sekitar 10 meter. Pipa-pipa itu diletakkan
secara vertikal dengan lubang yang mengeluarkan frekuensi rendah diarahkan ke
tanah. HAARP pertama ini dapat menimbulkan gempa hanya dalam radius sekitar 1
kilometer.

Pada 1992, ketika Soviet dilanda
krisis ekonomi dan politik yang membuat negara itu terpecah-pecah, teknologi
HAARP berikut perlengkapannya, dijual kepada Amerika, dan teknologi ini
disempurnakan si Uncle Sam hingga menjadi seperti saat ini. Banyak kalangan
menilai, mungkin inilah jawaban mengapa HAARP yang semula ditolak Pentagon,
akhirnya dikuasai AS. Meski kebenaran teori ini masih harus diuji.

Bahaya HAARP sebenarnya juga pernah
diingatkan Wernher von Braun, pakar roket asal Jerman. Kepada Carol Rosin,
seorang guru yang juga penulis dan konsultan kedirgantaraan asal Amerika,
ilmuwan ini mengatakan bahwa tipuan invasi asing akan menjadi ancaman pertama
dunia yang akan dihadapi, setelah ancaman perang Timur Tengah. Braun yang
meninggal pada 1977, bahkan sempat menjelaskan bagaimana tipuan invasi asing
itu akan dilakukan, bagaimana perincian pelaksanaannya, dan kemana muaranya,
yaitu kontrol dunia melalui penindasan Pemerintahan Satu Dunia. Rosin mengaku,
Braun kemudian memberinya sebuah tugas penting untuk menggagalkan rencana ini,
yaitu menghentikan mempersenjatai ruang angkasa.

“Kegagalan melakukan tugas ini akan
mengakibatkan bencana bagi umat manusia, karena kekuatan rahasia yang bersifat
transnasional sudah ada, dan akan bergerak secara permanen untuk mengendalikan dunia
ini melalui sebuah invasi tipuan Alien dari luar angkasa,” katanya.

Siapa yang mendorong Soviet untuk
menjual HAARP kepada Amerika? Hingga kini masih menjadi misteri. Namun jika
kita mengkaji kembali siapa yang berada di balik tragedi-tagedi besar dunia,
seperti Revolusi Perancis, Rusia dan krisis keuangan global, serta kemana muara
gerakan ras Yahudi di seluruh dunia, rasanya kita dapat menduga. Apalagi karena
seperti kita tahu, AS merupakan basis pergerakan mereka untuk menciptakan The
New World Order (NWO).

Apakah The Hum juga merupakan Gejala
dari HAARP ? Jawabannya ya, sebab jika dilihat dari Agama terutama Islam,
Sangkakala akan ditiup saat kiamat, adapun Sangkakala yang bertiup pertama
membuat orang takut karena Bumi berguncang, Orang terlihat mabuk padahal mereka
tidak mabuk, dan mereka di terbangkan seperti anai-anai..  Malaikat
Israfil tidak akan mencoba mengetest Apakah terompetnya berbunyi atau tidak,
karena Malaikat akan bekerja sesuai Perintah dari Allah SWT. Dan Allah tentu
tidak akan berbuat usil seperti menyuruh malaikat langsung meniup padahal
kiamat belum terjadi. 

Selain itu mengapa The Hum hanya
terjadi di negara yang penduduknya banyak Bule atau memang Bule penduduknya ?
ada yang merasa aneh ?  Jika malaikat meniup maka seluruh dunia akan
hancur. 

Bukti memang The Hum adalah Mega
Project Blue Beam mendekati kebenaran, apalagi ada proyek yang mengatakan bahwa
seolah-olah Tuhan berbicara kepada manusia untuk memeluk agama Dajjal.

Fenomena HAARP, The Hum dan
Sebagainya sudah diperingatkan oleh Rasulullah SAW

Abu Hurairah radliyallah ‘anhu
meriwayatkan, Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak terjadi hari
kiamat sehingga dihilangkannya ilmu, banyak gempa bumi, . . . .” (HR. Bukhari,
no. 978).

Dalam Musnad Imam Ahmad, ketika Nabi
Shallallahu ‘alaihi wasallam duduk-duduk bersama para sahabatnya, di antaranya
Salamah bin Nufail perawi hadits ini, beliau menyebutkan sebuah hadits yang di
antara isinya; “Sebelum terjadinya kiamat akan terjadi kematian-kematian yang
mengerikan, dan sesudahnya akan terjadi tahun-tahun gempa bumi”.

وَإِذْ
يَمْكُرُ بِكَ
الَّذِينَ كَفَرُوا لِيُثْبِتُوكَ أَوْ
يَقْتُلُوكَ أَوْ
يُخْرِجُوكَ ۚ
وَيَمْكُرُونَ وَيَمْكُرُ اللَّهُ ۖ
وَاللَّهُ خَيْرُ
الْمَاكِرِينَ

Dan (ingatlah), ketika orang-orang
kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan
memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya
dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya.
[QS. Al-Anfal:30]

وَمَكَرُوا وَمَكَرَ اللَّهُ ۖ
وَاللَّهُ خَيْرُ
الْمَاكِرِينَ

Orang-orang kafir itu membuat tipu
daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas
tipu daya. [QS. Ali Imran: 54]

Ciri-ciri HAARP akan menghampiri
suatu negara

sebelum gempa terjadi, lokasi dimana
Bumi berguncang diselubungi gelombang elektromagnetik. Maka, jika Kalian
melihat ada yang aneh di langit atau mengetahui ada gelombang elektronik tak
dikenal yang tahu-tahu saja mengganggu kerja ponsel dan peralatan elektronik Kalian, 

Sumber disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 − six =