Kapitalisme sumber kekacauan

Kapitalisme
Sumber gambar
http://indoprogress.com/wp-content/uploads/2015/05/eko.jpg

Mungkin banyak yang tidak setuju
bahwa Perekonomian di Indonesia saat ini di kuasai oleh satu sistem yang kita
kenal dengan nama Sistem Illuminati. Sebagai contoh saat kita meminjam uang di
BUMN atau di Bank, selalu dikenai Bunga.

Jujur kuakui bahwa Bunga ini bukanlah
kehendak dari karyawan staff itu sendiri tapi sudah terpatri oleh Sistem yang
sudah disepakati oleh Dunia. Yaitu kapitalisme, Dimana bunyi Prinsip ekonominya
adalah ““Dengan pengorbanan sekecil-kecilnya berusaha untuk mendapatkan hasil
tertentu atau dengan pengorbanan tertentu berusaha untuk mendapatkan hasil yang
sebesar – besarnya.”

Prinsip inilah yang sudah tertanam
di benak otak kita, Dimana jika kita menyadari bahwa Prinsip ini mengajari kita
kearah kerakusan. Inilah Prinsip Ekonomi yang melekat dengan dunia kita
sehari-hari. Makanya setiap perusahaan atau toko kecil apapun bentuknya tidak
bisa dinikmati hasilnya oleh sang owner. Karena sudah di caplok oleh perusahaan
Besar. Sebagai contoh Indosat, Carefour, dan sebagainya… Apalagi toko kecil /
Perusahaan kecil ini sulit berkembang serta bersaing karena kekurangan Modal.
Dan ya, jika kita perhatikan lagi inilah sesungguhnya bentuk penjajahan modern
yang diajarkan oleh dunia Barat.

Sebagai contoh lagi, sekitar tahun
1980-an di Pontianak kota tempat tinggalku banyak supermarket, minimarket atau
warung – warung kecil Dimana perlahan-lahan warung kecil, supermarket dan
sebagainya yang biasanya memiliki dan menjadi pusat perhatian masyarakat mulai
memudar dan digantikan oleh Minimarket yang sudah tertanam sahamnya oleh pihak
asing, hanya beberapa diantaranya yang masih bertahan sampai saat ini.

Terlebih lagi didalam perekonomian
Kapitalisme terdapat unsur Riba. Seperti contoh untuk membuat

War Is Business
Sumber gambar
http://bossgahutagalung.files.wordpress.com/2010/06/war-is-business.jpg

sebuah Toko baju
dan sebagainya terkadang orang harus meminjam uang di BUMN, Bank Dengan Jaminan
Rumah, BPKP Kendaraan dan sebagainya. Jika orang itu tak mampu untuk
melunasinya maka Rumah itu menjadi milik sang pemilik modal dalam hal ini pihak
Bank dan sebagainya. Inilah yang terjadi pada Masyarakat modern saat ini.

Laku atau pun tidak laku pemilik
usaha biasanya tetap merugi, sebab katakanlah hasil keuntungannya tidak besar.
Mereka harus membayar angsuran dengan Bunga yang semakin membengkak
perbulannya. Padahal gaji dari kantor saja terkadang tidak cukup.

“Dalam hal-hal yang tidak bisa di
adjust itulah kapitalisme itu ambruk. Fakta yang ada di Eropa sekarang ini
adalah kehancuran kapitalisme dalam perkara-perkara yang memang sudah tidak
bisa lagi dimodifikasi. sistem ekonomi ribawi telah banyak menimbulkan krisis ekonomidi
mana-mana sepanjang sejarah, sejak tahun 1930 sampai saat ini. Sistem ekonomi
ribawitelah membuka peluang para spekulan untuk melakukan spekulasi yang dapat
mengakibatkan volatilitas ekonomi banyak negara. Sistem ekonomi ribawi menjadi
punca utama penyebab tidak stabilnya nilai uang (currency) sebuah negara. “

Tapi kan antum hanya mengambil
sumber dari situs Islami ? Bagaimana dengan situs dari negara mereka sendiri ?
Aku tidak ingin mengambil sebuah sumber hanya berdasarkan satu sudut pandang
saja, tapi aku juga harus memberikan bukti dalam sebuah artikel berbahasa
Inggris. Oke dan inilah versi Inggrisnya,

“Former US Federal Reserve chairman
Ben Bernanke locked the US into a regime of near-zero interest rates. Saving
accounts are practically denied any interest income, losing about 30% a year in
value compared to stocks and 15% a year compared to housing. To keep interest
rates so low, Bernanke had to print billions of dollars every month, pushing
the balance sheet at the Fed to US$4.2 trillion. And the Fed will keep
increasing the money base ad infinitum, from $4.2 trillion to $10 trillion to
$100 trillion, and eventually even further.

Usury laws once existed in many
European countries. For instance, in the United Kingdom, usury laws once capped
interest rates at 12% per year, then at 5% per year. But these laws were
repealed completely in the mid-19th century to allow the market mechanism to
allocate resources efficiently. Now the Fed has forced new usury laws on the
United States by keeping interest rates so low. The amount of money printed by
the Fed has been a pure confiscation of wealth, undertaken to finance record
fiscal deficits, stimulate the economy, reduce poverty, restore full
prosperity, and re-establish full-employment. These are laudable objectives,
and explain why the Fed has arbitrary power to sequester wealth. But this power
has a dark side. http://www.atimes.com/atimes/Global…

Dalam bahasa Inggris Riba berarti
Usury. Dengan kata lain jika artikel diatas diterjemahkan maka akan berbunyi

“Mantan salah seorang Pejabat di
Amerika Serikat “US Federal Reserve / FED / Bank Sentral Amerika” Ben Bernanke
mengatakan bahwa tingkat pertumbuhan di Amerika mendekati nol. Hal ini terjadi
karena banyaknya Bunga yang tak dapat di bantahkan, di Amerika sendiri setiap
tahunnya terjadi kekurangan dana sebesar 30% untuk Saham serta 15% untuk
perumahan. Dan tingkat perekonomian sangatlah rendah. Bernanke membuktikan
dengan hilangnya sejumlah Dollar setiap bulan. Namun FED bekerja keras agar
Dollar perekonomian di Amerika meningkat setiap tahunnya mulai dari 4.2 trilyun
dollar hingga 10 trilyun dan sebagainya.

Hukum riba telah terjadi di beberapa
Negara Eropa, Seperti di Inggris pada awalnya orang diperkenankan untuk
meminjam uang dnegan suku bunga mencapai 12 persen suku bunga pertahun, lalu
berkurang menjadi 5 persen pertahun.

Namun hukum terseut telah di caput
pada pertengahan abad ke 19. Agar pasar bekerja sebagaimana mestinya. Dan yang
terjadi sekarang adalah Riba telah membuat peningkatan ekonomi di Amerika
menjadi sangat rendah. Namun FED telah bersikeras banhwa dengan untuk membuat
sebuah hukum riba yang baru dengan nilai yang sangat rendah.

Nilai uang yang dibuat oleh FED
sebenarnya merupakan sumber dari penyitaan Negara. Dimana FED berargumen bahwa
semua ini dibuat untuk pembayaran di sektor fiskal, perbaikan ekonomi,
Penanggulangan Kemiskinan “Mirip dengan Argumen pemerintahan kita” FED beranggapan
bahwa hal ini sangatlah baik, meski sebenarnya terdapat sisi gelap dari sistem
ini.”

Jadi benarlah Firman Allah SWT

وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ
وَحَرَّمَ الرِّبَا

“Dan Allah telah menghalalkan jual
beli dan mengharamkan riba.” [Al-Baqarah: 275]

Juga berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا
تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُم بَيْنَكُم بِالْبَاطِلِ إِلَّا أَن تَكُونَ تِجَارَةً عَن
تَرَاضٍ مِّنكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman,
janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang bathil, kecuali
dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu.”
[An-Nisaa’: 29)]

Bayangkanlah Negara Superpower yang
tercipta dengan keangkuhannya sendiri mulai membuat Drama bahwa Negara mereka
aman, Padahal di balik itu semua terdapat beberapa kecacatan Ekonomi. Namun
mereka masih tidak mengakuinya.

Apa itu FED ?

Fed adalah Bank Negara di Amerika
yang tercipta pada tanggal 23 Desember 1913, Dan mereka diberi kepercayaan
untuk menanggulangi segala Krisis Ekonomi, termasuk Krisis di tahun 1907.
Sayangnya FED sangat dekat dengan IMF dan World Bank sehingga merekalah yang
mengatur permasalahan perekonomian dunia. FED, IMF dan World Bank di kendalikan
oleh Illuminati

The Federal Reserve System is the
central banking system of the United States. It was created on December 23,
1913 with the enactment of the Federal Reserve Act. Over time, the roles and
responsibilities of the Federal Reserve System have expanded and its structure
has evolved. The US Congress originally established three key objectives for
monetary policy, maximum employment, stable prices, and moderate long-term
interest rates in the Federal Reserve Act. The first two objectives are
sometimes referred to as the Federal Reserve’s dual mandate. Its duties have
expanded over the years, and today, according to official Federal Reserve
documentation, include conducting the nation’s monetary policy, supervising and
regulating banking institutions, maintaining the stability of the financial
system and providing financial services to depository institutions, the U.S.
government, and foreign official institutions.

The Federal Reserve System’s
structure is composed of the presidentially appointed Board of Governors, the
Federal Open Market Committee (FOMC), twelve regional Federal Reserve Banks
located in major cities throughout the nation, numerous privately owned U.S.
member banks and various advisory councils. The FOMC is the committee
responsible for setting monetary policy and consists of all seven members of
the Board of Governors and the twelve regional bank presidents, though only
five bank presidents vote at any given time.

 The Federal Reserve System has both private
and public components, and was designed to serve the interests of both the
general public and private bankers. The result is a structure that is
considered unique among central banks. It is also unusual in that an entity
outside of the central bank, namely the United States Department of the
Treasury, creates the currency used.

So who are the faces behind this
entity called the Federal Reserve? You won’t find that answer in the Main
Stream Media and the focus of this system has been shrouded in secrecy for the
last 100 years, hidden behind the veil of the controlling hands of a few
dominant men. Only since the Internet has the veil been at least partially
lifted to show a conspiracy behind a conspiracy. Much has been written about
the Federal Reserve since that veil has been lifted but little to nothing has
been done to stop the Federal Reserve Banking system or to slow it down.
Amschel Rothschild of the Rothschild Dynasty said in 1863: Give me control of a
nation’s money supply, and I care not who makes its laws.

 The faces behind the Federal Reserve system
are singing Amschel Rothschild’s quote as their theme song today. They have the
nations wealth completely under their control as debtors from the heads of
state within the government of the United States to every state and local
government as well as most businesses. The citizens have the heavy load of
their own debt, taxes and inflation. A monopoly of serfdom with all power,
money and military at their disposal.

Oleh sebab itulah maka saat terjadi
krisis Ekonomi di Amerika Serikat maka FED selalu melindungi dan memberikan
fakta kebohongan.

Dengan kata lain jelaslah sudah
bahwa “Illuminati is a resouces of chaos”. 

Tulisan ini di ambil dari catatan facebookku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + 2 =