Kalian Bukan Temanku

Kalian Bukan Temanku

Oke, aku tahu setelah Y’all membaca artikel ini pasti kalian
berfikir kalau aku tak ingin lagi memiliki teman, Tapi jangan salah faham dulu,
Dude. Artikel ini kubuat sesuai dengan isi hatiku. Jujur jika kalian seorang
pecandu Narkoba selama kalian belum bertobat dan berhenti menggunakan Drug maka
kalian bukanlah temanku, Diskriminasi ?

Tentu bukan, aku hanya ingin diriku aman tanpa adanya suatu
beban dalam hidupku dan bagiku seorang pecandu narkoba selama mereka tak ingin
bertobat sebaiknya kalian kujauhi, karena aku tak ingin terjadi suatu masalah
dalam hidupku.

Buat para pecandu Narkoba apakah mereka tahu bahwa, dengan
Narkoba rumah tangga mereka pasti berantakan, Hal ini terjadi karena pecandu
Narkoba kerap tak mampu mengontrol diri mereka. Pertengkaran rumah tangga pasti
terjadi akibatnya rumah tangga pasti bercerai.

Pecandu Narkoba lebih buruk dari pecandu Miras, mengapa
sebab para peminum Miras tidak pernah mencuri uang dan menjual barang milik
orang lain hanya untuk mendapatkan Miras, namun Jika ada pecandu Narkoba di
dalam sebuah rumah atau lingkungan maka dipastikn selalu ada barang yang
hilang. Hal ini dikarenakan barang-barang tersebut di jual oleh pencandu
Narkoba untuk mendapatkan barang haram tersebut.

Pecandu Narkoba tak punya masa depan, banyak diantara
pecandu tidak melanjutkan pendidikannya bukan karena tidak mampu tapi
Narkobalah yang merusak segalanya. Pecandu Narkoba tak memiliki pekerjaan
karena setiap mereka bekerja, mereka selalu berhenti karena di pecat.

Narkoba banyak menghasilkan calon penghuni rumah sakit jiwa,
Jumlah penderita gangguan Jiwa karena Narkoba lebih banyak daripada penderita
gangguan jiwa karena hal lain. Narkoba adalah sumber masalah,  Maka daripada suatu saat aku hancur maka
sebaiknya sejak usiaku dua puluhan tahun, kalian kuputuskan

kalian bukanlah temanku. 

Buat para pecandu Narkoba, bertobatlah pikirkanlah masa
depan kalian, apa yang ingin kalian capai di bumi ini. Jika kehidupan kalian
hancur lebur. Say No To Drugs,

7 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − eleven =