Cara Belajar Cepat Dan Mudah Dengan Keywords

Image and video hosting by TinyPic
Banyak yang mengatakan bahwasanya negara yang menganut
Sistem pendidikan yang maju adalah negara Finlandia, dimana negara ini tidak
menerapkan sistem Rangking dan juga tidak ada naik kelas ujian hanya ada satu
kali.

Sistem pembelajaran di Finlandia memiliki penghargaan terhadap
kelemahan murid-muridnya. Hal ini mengingatkanku dengan film Forrest Gump yang
memiliki quote “Stupid is as stupid Does” bodoh tetaplah bodoh. Artinya setiap
manusia memiliki kelemahan.

Lalu aku mencoba dengan menganalogikan dengan sistem
pendidikan di negara Indonesia.  Apa
hubungannya ? jawabannya adalah sistem pendidikan di Indonesia seolah-olah
memaksakan setiap siswa untuk menggunakan otak kiri. Padahal tidak semua orang
mampu menggunakan otak kiri didalam berfikir.

Setiap orang memiliki pola pikir yang berbeda. Sedangkan
otak kiri itu stagnan dan tidak mampu menciptakan daya kreasi, mereka selalu
berfikir panjang yang cenderung menghabiskan waktu, sedangkan otak kanan tidak
mereka cenderung menggunakan fantasinya dan daya khayalnya untuk menciptakan
sesuatu, mereka ini kreatif. Kebanyakan adalah musisi, artis dan para pekerja
seni.  Sedangkan otak kiri adalah para
teknisi, ilmuwan, dosen dan sebagainya. Sebenarnya ada metode lain dalam belajar yaitu metode belajar dengan kata kunci

Oke, aku akan memberikan contoh pelajaran Bahasa Inggris,
sebagai contoh jika kita menggunakan otak kiri

S + V2 + V1+ING + O

Dan rumus ini harus kita hafalkan, sehingga menyita waktu.
Lalu bagaimana jika kita menggunakan otak kanan. Perhatikan  :

I Was watching football match last night

Perhatikan was dan watching, kita tahu bahwa Was dan Were
adalah bentuk lampau dari to be is dan are.  Sedangkan kata watching itu berarti apa yang
kita lakukan, setiap kata yang menggunakn gerund+ing adalah apa yang kita
lakukan contoh eating, watching, sleeping. Sebenarnya hanya itu saja yang
menjadi kata kunci.

Tak perlu menghafal susah susah sehingga menyebabkan malas
belajar.  Dan orang bule bahkan orang
Amerika amat jarang menggunakan perfect Grammar dalam berkomunikasi.

Mantanku orang Amerika, kami berpacaran jarak jauh, bahkan
voice call. Dia tidak pernah merisaukan dan menanyakan tentang grammarku, dia mengatakan
“i never care about your grammar, Pri. Your english is good, As long as i know
your language i still love you”  Justru
aku yang sering bertanya tentang Grammarku. Konyol, bukan.

Keyword atau kata kunci lebih enak dipakai untuk memahami
sesuatu. Contoh dalam bahasa pemrograman kita selalu menemukan fungsi
pengulangan, fungsi logika,  Apapun itu
bisa PHP, C+, C, Pascal .

Contoh matematika

X = 2

Hitunglah

2x + 3x =

Jawabannya pasti 10 sebab

2(2)+3(2)

Mudah bukan, Cara belajar yang mudah adalah dengan
menggunakn Keywords. Bukan dengan kelamaan 
Berfikir. Contoh lagi

UUD 33 Amandemen 2002 pasti membahas masalah Ekonomi tentang
sumber daya alam.

8 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 1 =