Bus Trans Pontianak, Efektifkah ?

Ada kabar menggembirakan bagi penduduk kota Pontianak dan
sekitarnya, yaitu akan dibangunnya Halte Bus, serta Busway atau yang lebih
dikenal dengan nama Bus. Di satu sisi mungkin adanya public transport dengan
sistem terbaru “menurut beberapa sumber Bus-bus tersebut akan dilengkapi dengan
AC dan juga WIFI” akan menambah daya tarik wisata di Pontianak. Sehingga dapat
mendatangkan banyaknya Turis ke Pontianak.

Kota yang maju tidak musti ditandai dengan banyaknya
Kendaraan Pribadi atau Taksi,  sebab hal
ini akan menambah kemacetan. Sebagai contoh Tokyo, Kuching dimana para penduduk
di kota tersebut lebih memilih berjalan kaki dan menggunakan Public Transport.
Di Jepang misalnya penduduk negara ini lebih menyukai berjalan kaki dan kereta
cepat.

Terlalu banyak kendaraan pribadi akan mengakibatkan suatu
kota menjadi macet sebagai contoh New York City, seperti yang sering kita tonton
di film-film Hollywood. Permasalahannya adalah masyarakat penduduk kota ini
yang selalu latah dengan hal-hal yang baru. 

Apakah dengan adanya Busway, Penduduk Pontianak tiba-tiba
meninggalkan Kendaraan Pribadi walau untuk sementara ? karena menganggap Busway
itu luar biasa ? Padahal Busway ini sebenarnya tak ubahnya dengan Bus Damri
biasa jika kita pernah berada di Jakarta. 
Sehingga sebenarnya tak ada yang baru dengan adanya Bus tersebut.

Pertanyaan kedua adalah habit dari masyarakat Pontianak itu
sendiri atau sifat dari masyarakat Pontianak yang kurang disiplin didalam
berlalu lintas. Bisa jadi jalur Busway dipakai jadi jalur sepeda motor “biasanya
pengendara sepeda motor kurang disiplin” sebagai contoh bagaimana mungkin ada
sepeda motor di jembatan penyebrangan  seperti
di Jakarta ?

Pertanyaan ketiga, sudah cukup effisienkah lalu lintas di
Pontianak ? Sebab seperti contoh di sungai jawi,  jalan raya di sini terlalu sempit, begitu
pula di Gajahmada, andaikata di perbesar bukankah hal ini akan menghilangkan
identitas kota Pontianak itu sendiri sebagai kota yang terkenal akan sungainya
?

 Sudahkah pemerintah
kota memikirkan hal seperti ini, sebelum mengambil keputusan membuat busway,
meskipun jujur aku sangat rindu akan banyaknya Public transport di kota ini ?
Mohon kiranya dipertimbangkan kembali sebelum mengambil keputusan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 3 =