Menikmati suasana santai di Kafe Balqies Jalan Tabrani Achmad Pontianak

bal 1024x956 - Menikmati suasana santai di Kafe Balqies Jalan Tabrani Achmad Pontianak
Greentea Kafe Balqies Pontianak

Pernahkah kita berpikir untuk setiap moment pekerjaan yang kita alami setiap hari, Apakah ketika kita bangun dari tidur maka tubuh kita merasa lelah ? Apakah kita selalu mengecek E-mail yang kita miliki sebelum tidur ? Atau bahkan melewati sarapan dan juga makan sesuatu setiap pagi sebelum beraktifitas ? Bahkan kita tidak pernah makan siang karena aktifitas duniawi yang begitu mengikat ? Apakah kita selalu berlari dari suatu pertemuan ke pertemuan lainnya ?

Banyak orang menemukan bahwa waktu yang mereka miliki terasa singkat sehingga mereka tidak mampu untuk mengatur waktu disebabkan pekerjaan yang selalu mengejar-ngejarnya. Paradox. Cara yang paling baik untuk mendapatkan sesuatu hasil yang diharapan adalah menghemat waktu sebaiknya, lakukanlah istirahat.

Tubuh yang tidak pernah disiplin akan menghasilkan sesuatu yang buruk, sedangkan tubuh yang diatur secara disiplin termasuk kapan waktu makan kapan waktu tidur dan sebagainya akan menghasilkan sesuatu yang diharapkan—termasuk waktu kerja, tidur siang meskipun pendek dan juga tidur di malam hari. Seseorang sangat membutuhkan waktu untuk berlibur—untuk meningkatkan produktifitas kerja dan juga kemampuan didalam pekerjaan dan tentu saja kesehatan.

“More, Bigger, Faster atau yang lebih dikenal dengan nama “Sesuatu yang lebih” adala ethos kerja di era Ekonomi sejak Industri Revolusi di gulirkan. Sayangnya hal ini sering disalah artikan oleh sebagian masyarakat–Ini bukanlah maksud dari kerja tanpa henti, sama sekali bukan.—

Istirahat yang cukup merupakan salah satu khasiat mumpuni dan bisa dirasakan dengan kembalinya kesegaran tubuh saat lelah beraktivitas seharian. Bukan hanya sekedar rutinitas biasa didalam kehidupan, Banyak cara untuk melakukan istiraht seperti tidur yang merupakan kebutuhan harfiah seseorang karena ketika itulah seseorang mengistirahatkan tubuhnya dari berbagai beban aktifitas.

Selain itu makan siang juga bisa dikategorikan sebagai bentuk break yang tak kalah pentingnya. Pada saat sekolah atau bekerja di kantor misalnya. Kita tidak akan pernah tahu dan membayangkan apa yang terjadi jika kita benar-benar bekerja tanpa memperhatikan waktu istirahat di kantor. Kita hanya ketakutan akan amarah dari bos kita.

Kali ini penulis akan membahas salah satu break yang sering kita temukan setiap hari. Yaitu break di kafe. Cafe, atau Kedai Kopi, merupakan salah satu tempat yang semakin menjamur di lingkungan sekitar ibu kota dalam beberapa tahun belakangan. Termasuk diantaranya di kota Pontianak.

Blog Setioko sendiri sering membahas mengenai Kafe dan Warung Kopi yang berada di Pontianak termasuk salah satunya adalah Kafe Bilqies yang berada di Jalan Tabrani Ahmad Komplek Mandau Permai. Lebih spesifik lagi Kafe ini tak jauh dari Gang Ikrar Pontianak dan Toko Syahrul.

Yang bisa kita temukan disini adalah menu minuman yang sangat murah meriah dengan rasa Kafe kelas atas seperti GreenTea yang penulis minum pada tanggal 20 Agustus 2017. Harga minuman Greentea sendiri sangat murah yaitu berkisar Rp. 12.000,-  Dimana biasanya harga secangkir atau segelas minuman seperti ini di patok sekitar Rp. 15.000 hingga Rp. 20.000 pergelas.

Map Tabrani Ahmad - Menikmati suasana santai di Kafe Balqies Jalan Tabrani Achmad Pontianak
Map Tabrani Ahmad

 

Untuk kecepatan WIFI sendiri, kafe ini telah menggunakan Indiehome yang dipercaya mampu meningkatkan jumlah kecepatan bandwidth sehingga tak ada alasan untuk tidak mencoba beristirahat di Kafe ini.

 

Save

3 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *