Mengapa aku tak merayakan valentine

vla - Mengapa aku tak merayakan valentine
Valentine ? dari mana kata itu berasal, siapa Santo Valentino
yang dipuja oleh remaja dewasa ini, beberapa literatur yang pernah kubaca Santo
Valentine adalah tokoh fiksi, tokoh yang tidak pernah ada, tokoh imajinasi sama
seperti Santa Claus dengan rusa saljunya. Sehingga merayakan valentine
merupakan mitos yang tak terbukti kebenarannya, sama seperti Herkules, Zeus,
Hera, Xena, Medusa dan sebagainya
Beberapa kisah didalam banyak agama mengabarkan bahwa
Valentine itu bid’ah  bahkan agama
Katolik mengatakan bahwa Santo Valentine merupakan tokoh takhayul sebab  pada zaman dahulu kala terdapat tiga pria
yang bernama Valentine dimana semuanya tewas secara mengenaskan. Siapa saja
mereka
Seorang imam di Kekaisaran Romawi yang membantu orang-orang
Kristen yang dianiaya pada masa pemerintahan Claudius II.  Sewaktu di Penjara dia telah berhasil
mengembalikan penglihatan seorang gadis yang buta dan mereka berdua saling jatuh
cinta.  Ia tewas pada tanggal 14
Februari.
Selanjutnya adalah uskup yang saleh dari Terni,  dia juga di siksa dan di eksekusi pada
pemerintahan
Claudius II yang uniknya peristiwa pembunuhan itu  juga terjadi pada tanggal 14 Februari.
Yang terakhir adalah Valentine dari Genoa yang diam-diam
menikahkan pasangan, serta menentang aturan pernikahan yang telah dikeluarkan
oleh Claudius II.  Juga tewas pada
tanggal 14 Februari. Pada saat sebelum dieksekusi sadis dimulai, dia membuat
surat cinta yang ditujukan kepada kekasihnya, dengan kalimat penutup ‘Dari
Valentine-mu’.
Jauh sebelum itu awal mula Valentine adalah sebuah upacara
Lupercalia, Sebuah upacara Pagan yang diadakan di Romawi Kuno.  Upacara ini berlangsung pada tanggal 13-15
Februari. Upacara dimulai dengan pengorbanan dua ekor kambing jantan dan seekor
anjing.
Lalu Beberapa pria setengah telanjang berlarian di jalanan
mereka mencambuk para gadis muda dengan tali berlumuran darah yang terbuat dari
kulit kambing yang baru saja dikorbankan. Mungkin inilah kaum yang akan
menyaksikan hari Kiamat kelak, sebab beberapa hari sebelum hari kiamat muncul
kaum berpecut.  Sejarah akan kembali
terulang
Meskipun hal ini mungkin seperti semacam ritual sadomasokis
hal ini tetap dilakukan oleh orang-orang  Romawi sampai pada  tahun 496 Masehi.  Hal ini dimaksud sebagai ritus pemurnian dan
kesuburan.
Ada beberapa hal yang membuatku bingung apa hubungan
cokelat, mawar, serta kasih sayang ? yang jelas pada saat acara valentine
kondom dan beberapa alat Sex dijual bebas. Laku keras bak kacang goreng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *