Jail to Jobs : Program penghapus tattoo dengan murah

Worker Jails to Jobs - Jail to Jobs : Program penghapus tattoo dengan murah
Setiap tahun, lebih dari 800.000 orang keluar dari penjara
federal dan negara di Amerika Serikat, dan sekitar 22% yaitu 176.000 dari
mereka memiliki Tattoo. 
Permasalahannya
adalah Tattoo sering dipandang sebagai gerakan anti sosial dan gangster, Hal
itulah yang membuat mereka sulit mendapatkan pekerjaan, karena perusahaan yang
besar lebih memilih orang yang berkulit polos alias tak bertatto. Hasilnya
mereka kembali lagi melakukan kejahatan karena sulitnya menjalani kehidupan.
Hal itu menjadi masalah bagi Negeri Paman Sam tersebut. 
Para mantan Narapidana tersebut sebenarnya ingin
menghilangkan tattoo secara mudah dan graris, permasalahannya harga ink removed
“Cairan penghilang Tattoo” sangat mahal, itulah sebabnya perusahaan ink removed
tidak mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan
tersebut.
Baru-baru ini terdapat sebuah organisasi di San Fransisco
Bay yang bernama Jails To Jobs memberikan pelatihan bagaimana cara menghilangkan
tatto secara medis, murah dan non profit, Program ini bernama tattoo removal
dan melayani komunitas yang ingin melakukan perubahan.
 “Kami pernah
melakukan test kepada empat atau lima orang mantan narapidana yang sukses
menghilangkan tattonya dan mereka menemukan pekerjaan serta tidak lagi kembali
ke Penjara”  ujar Mark Drevno, Penemu dan
Direktur dari organisasi Jails To Jobs.
“Tidak menerima para mantan narapidana untuk bekerja di suatu perusahaan besar memang sebenarnya memakan
biaya lebih sedikit, namun karena kita berada didalam suatu negara yang menjunjung tinggi persamaan hak asasi manusia, maka kita seharusnya
lebih memfokuskan untuk mencoba membuat mereka bertobat. Dan memberikan
pekerjaan yang terbaik bagi mereka caranya adalah menghilangkan tatto yang
dianggap anti sosial dan gangster. Mereka butuh pekerjaan untuk kembali
kehidupan yang sebenarnya” 

Tidak menerima para mantan narapidana untuk bekerja di suatu perusahaan besar memang sebenarnya memakan
biaya lebih sedikit, namun karena kita berada didalam suatu negara yang menjunjung tinggi persamaan hak asasi manusia, maka kita seharusnya
lebih memfokuskan untuk mencoba membuat mereka bertobat. Dan memberikan
pekerjaan yang terbaik bagi mereka caranya adalah menghilangkan tatto yang
dianggap anti sosial dan gangster. Mereka butuh pekerjaan untuk kembali
kehidupan yang sebenarnya

Program ini sebenarnya tidak terbatas dan bukan hanya
dikhususkan oleh mantan narapidana dan mantan anggota gangster, korban dari
human trafficking juga memiliki tatto dengan nama mereka, termasuk lambang
gangster atau barcodes. Dimana para korban ini diwajibkan memiliki tatto
sebagai pertanda.
Tattoo removal akan memberikan ribuan orang kembali
kehidupan awal mereka dimana mereka butuh kesempatan untuk bertobat.
“Beberapa tahun sebelumnya, aku perna merekrut seorang
mantan pecandu Narkoba dia tuna wisma” ujar Mark kepada Goodnews network “Dia
adalah seorang yang bagus didalam pekerjaannya dan sangat teliti, hal itulah
yang membuatku sadar bahwa banyak orang yang memiliki kesempatan kedua untuk
tidak kembali ke penjara dan memiliki kehidupan sebenarnya”
“Aku tak pernah lupa akan pria tersebut, sebab pria itu
memiliki anak yang banyak, nasibnya sama dengan ibuku dimana beliau adalah
seorang janda yang menghidupkanku dan kedelapan saudara-saudaraku, aku mengerti
akan kondisi mereka – inilah yang menjadi dasar pemikiranku mendirikan Jails to
Jobs”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *