Jack The Ripper adalah hoax serta merupakan kasus Konspirasi Freemason

freemason illuminati jack the ripper - Jack The Ripper adalah hoax serta merupakan kasus Konspirasi Freemason
Jack The Ripper Hoax
http://www.illuminatirex.com/masonic-conspiracies/

Kasus konspirasi freemason pertama kali dibuat oleh Joseph
Sickert, dia adalah putra seoranng pelukis Walter Sickert yang melakukan sebuah
konspirasi bersama seorang psikiater ratu Inggris Sir Willam Gull, Komisaris
Sir Charles Warren dan beberapa petinggi Freemason lainnya.
Berdasaran cerita cucu ratu Victoria dan ayah angkatnya
Pangeran Eddy,  seorang adipati Clarence
telah menikah dan ayah seorang anak dengan seorang penjaga toko peralatan assesories
Katolik dari London timur.  
Keduanya membuat kekuasaan secara monarki sebab telah di
pengaruhi seorang Masonry serta berhasil membersihkan pikiran mereka dan
membunuh seluruh saksi. Sickert menjadi bagian terpenting dari saudara adipati
tersebut dan dia menjadi saksi penting serta tersangka yang harus dibunuh.
Sehingga muncullah cerita bahwa Walter Sickert adalah Jack The Ripper hal ini
terungkap pada kasus 100 pembunuhan di Whitechapel.
Pada tahun 1976, Stephen Knight menulis kisah Jack The
Ripper : The Final Solution, buku ini lalu menjadi best seller berdasarkan
riwayat Sickert. Sickert sendiri mengakui bahwa Conspirasi tersebut adalah Hoax
pada tahun 1978. Namun berdasarkan kisah tersebut muncullah sebuah buku,
artikel serta film yang menciptakan sebuah film dengan budget terbesar pada
tahun 2001 From Hell.
Kalimat “ The Juwes are the men that will not be blamed for
nothing” pada gambar diatas ditulis dengan kapur dekat pembunuhan ganda atas
kasus Stride and Eddoews. Sir Charles Warren, seorang kepala Polisi dan London
serta seorang pengabdi Masonri. Anehnya kata “Juwes” di hapus oleh Jack The
Ripper.
Hal ini dibuat untuk menghindari jumlah populasi Yahudi.
Konspirasi lalu di tulis dengan kata yang
jubela jubelo jubelum - Jack The Ripper adalah hoax serta merupakan kasus Konspirasi Freemason
Jubela, Jubelo, Jubelum

tida biasa “Juwes” berdasarkan
refrensi pembunuhan Masonic Hiram Abiff dengan tiga kata Jubela, Jubelo dan
Jubelum

Kekurangan bukti forensik menjadi mustahil bahwa kasus ini
akan tuntas terutama saat pembunuhan Jack The Ripper, namun, tidak ada alasan
juga, sebuah bukti cukup di tampilkan dalam sekejap, oleh sebab ini Patricia
Cornwell seorang peneliti mencari DNA yang membuktikan bahwa Jack The Ripper
adalah hoax serta tokoh fiksi yang dibuat oleh Walter Sickert
 diterjemahkan dari : Top Ten Masonic Conspiracies

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *