Pembahasan Sosial Media di Balai Kopi Muzzaki bersama Benny Sulastiyo

Pembahasan Sosial Media di Balai Kopi Muzzaki bersama Benny Sulastiyo.  Apa itu sosial media ? berdasarkan secara harfiah sosial media adalah sebuah media online atau daring, dimana para penggunanya saling berinteraksi satu sama lain meski mereka sudah maupun belum pernah bertemu atau bertatap muka.

Jika ditilik berdasarkan sejarah sosial media, terjadi pada tahun 1978 dimana kala itu terjadilah sebuah penemuan sistem papan buletin. Sistem ini memungkinkan kita untuk mengunggah maupun mengunduh informasi serta dapat berkomunikasi dengan menggunakan surat elektronik atau surel namun koneksi internet surel ini masih terhubung melalui koneksi antara saluran telepon dengan modem.

Sistem papan buletin ini ditemukan oleh Ward Christensen dan Randy Suess mereka adalah seorang maniak sekaligus pecinta dunia komputer.   Perkembangan ini pertama kali dilakukan melalui pengiriman surat elektronik oleh peneliti ARPA ( Advanced Research Project Agency) pada tahun 1971.

Perkembangan sejarah sosial media selanjutnya terjadi pada tahun 1995, kala itu GeoCities tercatat sebagai web hosting yang pertama kali muncul di dunia. Bisa dibilang semenjak tahun itu website-website lain mulai bermunculan karena GeoCities merupakan tonggak sejarah akan lahirnya hal ini.

Sebenarnya kapan sosial media itu lahir dan apa nama sosial media yang pertama kali lahir ? Jawabannya sosial media yang pertama kali adalah sixdegree.com, meskipun pada tahun 1995 telah muncul media sosial sebelumnya yaitu Classmates.com. Dunia lebih menyukai sixdegree sebagai sosial media yang pertama. Namun hal ini masih belum begitu meledak di Indonesia.

Barulah pada tahun 2002, berdiri sebuah sosial media lain yang bernama Friendster. Sosial media ini sangat meledak dan booming di tahun tersebut. Keberadaan Friendster menjadi indikator gaul atau tidaknya remaja pada saat itu.  Sayang, kita takkan dapat menemui Friendster lagi sebab situs ini telah dinyatakan bangkrut setelah sebelumnya Friendster sempat dibeli pengusaha asal Malaysia dan dijadikan sebagai website games online.

Perkembangan Sosial Media selanjutnya terjadi pada tahun 2003, juga berdiri sebuah situs sosial media lain yang bernama MySpace. Sebenarnya dibandingkan dengan Friendster, MySpace lebih menawarkan berbagai macam fitur seperti musik, video dan sebagainya dimana hal ini tidak dimiliki oleh Friendster. Memang diakui Friendster juga memiliki audio namun hal itu hanya sebagai pemanis tatkala seseorang melihat profil kita saja. Kelemahan Friendster lainnya adalah tidak ada fasilitas chat.

Tahun 2004 lahirlah sebuah sosial media yang menjadi raja hingga saat ini. Tentu kita tak asing lagi dengan nama Mark Zuckerberg dimana beliau menciptakan sosial media yang bernama Facebook. Lewat facebook inilah perkembangan sosial media benar-benar mampu mengubah dunia yang statis menjadi World in your hand. Bagaimana tidak, Facebook mampu mengakusisi Instagram, Whatsapp hingga software yang bernama Unity. Software apa ini ? jawabannya software ini adalah software yang dipakai oleh pencipta video games Playstation 4, Playstation 3.

Kopdar Penulis kedua bersama Bungben
Kopdar Penulis kedua bersama Bungben

Sejarah sosial media selanjutnya lahir pada tahun 2006, dimana kala itu diciptakan mini blog yang bernama twitter. Twitter sebenarnya mampu mengungguli Facebook karena sering digunakan oleh artis dunia. Namun penggunaan Twitter di Indonesia masih kurang dibandingkan Facebook.

Sebenarnya jauh sebelum Facebook dan era Sosial Media berkembang seperti sekarang ini, kita perlu berkenalan dengan Friends Reunited.  Apa itu Friends Reunited ? jawabannya Friends Reunited adalah sebuah sosial media yang lahir pada tahun 2000. Diciptakan oleh sepasang suami istri asal Inggris. Sayang sosial media ini tidak terkenal dan dinyatakan telah Almarhum pada tahun 2016, meskipun saat Mark Zuckerberg menciptakan Facebook jumlah pengguna Friends Reunited telah mencapai belasan juta.

Setioko telah membahas mengenai sejarah lahirnya sosial media. Kali ini kita akan membahas kopdar penulis kedua yang diadakan di Balai Kopi Muzzaki pada tanggal 8 April 2018Kopdar Penulis Kedua di Balai Kopi Muzzaki ini merupakan kopdar lanjutan yang sebelumnya diadakan pada akhir Maret 2018.

Acara dimulai pada pukul 09.00 dengan pembahasan mengenai kepenulisan di Sosial Media. Kopdar Penulis Kedua di Balai Kopi Muzzaki ini sangat penting. Mengapa ? Sudah bukan rahasia lagi jika saat ini keberadaan sosial media di dunia maya menjadi momok yang menakutkan, sebab selain berguna, bahaya sosial media juga menjadi ancaman yang tak terlepas dari kehidupan kita. Ibaratkan pisau bermata dua.

Berdasarkan sumber sekitar tiga milliar orang atau 40% populasi dunia, menggunakan media sosial dan menurut sejumlah laporan, manusia menghabiskan rata-rata dua jam setiap hari untuk membagikan, menyukai, menulis cuitan dan memperbaharui perangkat ini. Artinya sekitar setengah juta cuitan dan foto dibagikan setiap menit.

Bahayanya lagi jika hal ini disalahgunakan oleh orang yang baru mengenal dunia informatika. sosial media sering  digunakan sebagai alat politik, penyebaran hoax, caci maki atau fitnah.

Menurut BungBen, panggilan akrab Beny Sulastiyo “Mayoritas penyebaran hoax dan caci maki lebih sering dilakukan oleh anak yang berusia belia atau belum cukup umur, mereka meniru perilaku orang dewasa.”

Lebih lanjut BungBen mengatakan, “Rata-rata orang Indonesia masih menganggap jika berhasil masuk ke Media itu sudah hebat. Meskipun sebenarnya hal ini masih dianggap sebagai alat manipulasi belaka.”

Ya, Manipulasi dalam rangka penyebaran hoax, Kampanye hitam dan sebagainya. Oleh karena itu bijaklah dalam sosial media. Pembahasan Sosial Media di Balai Kopi Muzzaki bersama Benny Sulastiyo.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × five =