Kisah Inspiratif : Kasih sayang seorang ibu mendonorkan dua organ tubuh untuk anaknya

Sarah dan Joe

Sarah Lamont dari Antrim, Irlandia
mengatakan bahwa dia tak ragu untuk memutuskan memberikan ginjal serta hatinya
untuk menyelamatkan anaknya yang berusia 4 tahun Joe.

Joe lahir dengan kondisi yang
mengenaskan dia menderita Autosomal polycystic yang menyerang ginjal, Joe
terpaksa kehilangan ginjalnya dan kini hidupnya tergantung kepada hasil
analisis sejak saat itu,

Dia juga menderita gejala di
hatinya, dimana kehidupannya terancam jika tidak ada transplantasi.

Joe telah mendapatkan seseorang yang
bersedia mendonasikan hati serta ginjal untuknya. Dia adalah ibu Joe dimana
Sarah sudah mendaftar sejak setahun yang lalu dan dia tak dapat menunggu
saat-saat dimana dia dapat mendonorkan segalanya untuk Joe.

Joe Lamont

Sarah mengatakan dia tak ingin apapun kecuali mengajak Joe ke Disneyland dan
pergi ke sekolah  mainstream, namun
hal itu tertunda akibat penyakit yang di derita Joe. Apalagi penyakit ini diderita
oleh Joe diusia yang masih sangat kecil.
yang

 “Aku baik-baik saja, aku adalah orang yang
optimis, jika aku tak dapat melakukan hari ini aku dapat melakukannya lain
kali, nanti akan lebih baik.” Ujar Sarah

 “Aku tidak pernah ragu, kehidupan Joe lebih
berguna, beberapa kali aku merasa pasrah bahwa kehidupannya lebih buruk namun
yang terjadi aku salah”.

Sarah mengatakan Joe sangat
membutuhkan ginjal dan hatinya.

“Aku beruntung aku dapat memberikan
Joe hati dan ginjal, namun jika dia ada masalah dengan jantungnya dia dapat
meninggal nantinya” dia menjelaskan “kalian tidak akan pernah tahu berapa lama
proses transplantasi itu, mungkin dia membutuhkna transplantasi ganda”

Dia juga mendesak agar orang lain
memiliki jiwa sepertinya “Jika kalian meninggal diatas kasur, tentu organ kalian akan
diambil, jadi jika kalian siap untuk hal itu,  kalian seharusnya
bersedia untuk memberikannya.”

Transplantasi hati direncanakan akan
diadakan pada tanggal 25 Januari, lalu operasi ginjal akan dilanjutkan beberapa
bukan kemudian setelah ibu dan akan tersebut membaik

Dari kisah diatas sebuah kesimpulan yang dapat kita
ambil adalah kasih sayang seorang ibu memang tiada taranya, mereka rela
mengandung kita selama 9 bulan 10 hari. Bahkan tatkala ketika kita
menderita  beliau relah berkorban hanya
untuk kita.

sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen − one =