Festival Sungai Jawi Pontianak : Peringatan hari air sedunia

 

Festival Sungai Jawi
Festival Sungai Jawi

Pontianak adalah sebuah kota yang didirikan oleh Sultan Syarief Abdurrahman pada tanggal 23 Oktober 1771 (14 Rajab 1185 H), Saat itu beliau membuka hutan di persimpangan Sungai Landak, Sungai Kapuas Kecil dan Sungai Kapuas Besar.

Pontianak terkenal dengan kota yang memiliki sungai dan parit. Dimana letak kota ini sendiri berada di garis Khatulistiwa, Jika dilihat secara luas keseluruhan maka luas kota Pontianak ini sendiri memiliki jumlah sebesar 107,82 kilometer persegi.

Disamping itu Pontianak juga memiliki nama-nama yang unik untuk setiap sungai yang dimilikinya diantaranya adalah Sungai Kapuas, Sungai Jawi, Sungai Landak dan Sungai Bangkong.

Tak hanya disitu Pontianak juga memiliki nama-nama yang unik untuk setiap Parit yang dimiliki sebut saja Parit Mayor, Parit Tokaya, Parit Jalil, Parit Haji Husien dan sebagainya.

Sebelum masuk ke pokok permasalahan tentang Festival Sungai Jawi, izinkanlah penulis memberikan sebuah cerita tentang kaitan keberadaan lahirnya hari air terlebih dahulu. Sebab pokok permasalahan yang akan disampaikan oleh penulis nantinya memiliki kaitan erat tentang hal tersebut.

Pada zaman dahulu sebelum keberadaan alat transportasi darat seperti sepeda motor dan mobil meningkat, masyarakat di Kota Pontianak masih menggunakan alat transportasi air. Alat transportasi tradisional tersebut menjadi salah satu moda angkutan yang diandalkan di dunia termasuk negara kita tercinta yang bernama Indonesia.

Air merupakan jantung bagi jalannya roda perekonomian di zaman dahulu, Selain daripada itu Sejak tanggal tanggal 22 Desember 1992 di Rio de Janeiro, Brasil. Diperingatilah hari air sedunia hal ini bertujuan untuk memotivasi publik untuk memberikan dukungannya dalan konservasi air dengan mengurangi penggunaan keran air sepanjang hari. PBB bersama anggota Negara yang merayakan kampanye ini menerapkan rekomendasi dari PBB untuk mempromosikan konservasi air secara global melalui kegiatan yang nyata.

Kampanye ini secara khusus dipromosikan oleh salah satu badan PBB setiap tahun dengan melibatkan masyarakat untuk mendengarkan dan memahami tentang masalah air serta koordinasi dengan kegiatan internasional untuk Hari Air Dunia. Sejak awal perayaan acara ini, UN-Water telah bertanggung jawab untuk memilih tema dari World Water Day, serta menyampaikan pesan global dan memimpin Badan PBB untuk merayakan World Water Day.

Air (H2O) sangat penting bagi semua makhluk hidup terutama bagi kehidupan manusia. Beragam aktivitas manusia selalu berhubungan dengan air, seperti mencuci, mandi, dan minum. Dalam membangun tempat tinggal, manusia juga membutuhkan air.

Air sebagai pelarut campuran semen dan pasir supaya bangunan berdiri kokoh. Coba bayangkan, apa jadinya jika campuran semen dan pasir tanpa kehadiran air. Tanpa air, tentu semen dan pasir tidak dapat bersenyawa dengan baik. Bagi manusia, air tidak pernah dapat digantikan oleh senyawa lain.

Tubuh manusia terdiri atas 65% air dan sekitar 47 liter air terdapat pada orang dewasa. Setiap harinya 2,50 liter dari jumlah air tersebut harus diganti dengan air baru. Diperkirakan dari sejumlah air yang harus diganti, 1,5 liter berasal dari air minum dan sekitar 1 liter berasal dari bahan makanan yang dikonsumsi. Dengan terpenuhinya kebutuhan air, maka seluruh proses metabolisme dalam tubuh manusia bisa berlangsung dengan lancar.
Sebaliknya, jika kekurangan air, maka proses metabolisme terganggu, tubuh manusia bisa mengalami dehidrasi.

Dalam rangka memperingati hari air sedunia yang akan jatuh pada tanggal 22 Maret 2018. Persatuan Olahraga

Festival Sungai Jawi
Jajanan kuliner tradisional Festival Sungai Jawi

Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Kalbar bekerja sama dengan Balai Sungai Wilayah Kalimantan dan Pemkot Pontianak menyelenggarakan sebuah Festival yang bernama Festival Sungai Jawi

Dipilih Sungai Jawi sebab area ini memiliki keunikan sendiri dan akan menjadi icon kota Pontianak selain itu wilayah ini hendak dijadikan wisata air di kota Pontianak. Festival Sungai Jawi sendiri dibuka mulai pada tanggal 17 Maret 2018 Pagi dan akan berlangsung hingga tanggal 18 Maret 2018.

Sebanyak 16 tim Dragon Boat dan 32 tim Kayak ambil bagian dalam kejuaraan sampan di Festival Sungai Jawi selain itu juga terdapat beraneka ragam jajanan kuliner tradisional serta pameran produk tradisional. Juga dimeriahkan dengan panggung yang berisikan musik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − eleven =