Cari Modal Usaha Tanpa Takut Riba

Dewasa ini solusi masalah dibidang Ekonomi adalah dengan mendirikan Usaha, atau yang lebih dikenal dengan nama UMKM, pokok permasalahan dari UMKM sendiri adalah modal, dimana untuk mendapatkan modal masyarakat disarankan untuk meminjam uang di Bank atau BUMN, dengan istilah agunan atau tanpa agunan.

Padahal Prinsip pokok yang wajib kita tanamkan bersama, bertransaksi dengan bank dalam bentuk meminjam uang untuk kebutuhan apapun, termasuk praktik riba. Karena bank tidak mungkin mengucurkan dana selain CSR, tanpa embel-embel riba. Dengan demikian, bank sejatinya bukan solusi bagi masalah keuangan masyarakat. Justru bank adalah penyakit bagi masyarakat. Apapun nama dan labelnya. Baik konvensional maupun syariah – sebagaimana pengakuan mereka yang pernah terjun di bank syariah. Begitu juga dengan BUMN.,

Jika karena latar belakang modal usaha, meminjam modal dari bank atau BUMN, hakikatnya adalah mengawali usaha dengan transaksi riba. Bisa jadi itu akan menghilangkan keberkahan usahanya. Sebagai solusi, dia bisa membuka investor untuk turut menanamkan modal pada sektor usaha yang dijalani.

Pertanyaannya apakah ada pemodalan tanpa Riba ? Jawabannya ada yaitu Mudharabah atau bagi hasil atau lebih dikenal dengan nama Crowdfunding, Al-Mudharabah atau Crowdfunding  ini bisa menjadi salah satu solusi untuk bisnis skala kecil maupun besar, terlebih lagi untuk orang-orang yang:

1.    Punya skill (kemampuan) dan pengalaman tetapi tidak punya modal.

2.    Punya modal yang uangnya ‘menganggur’ di bank tetapi tidak memiliki skill (kemampuan) dan      pengalaman dan tetapi juga menginginkan keuntungan.

3.    Orang yang tidak punya kedua hal di atas, tetapi bisa diajak bekerja dan bekerjasama.

Urun dana(crowdfunding) adalah praktik penggalangan dana dari sejumlah besar orang untuk memodali suatu proyek atau usaha yang umumnya dilakukan melalui internet.

Istilah bahasa Inggris crowdfunding dipakai pertama kali sebagai judul suatu artikel pada tahun 2006. Istilah ini diturunkan dari istilah crowd sourcing(urun daya) yang telah lebih dulu populer (Hemer, 2011) dan merupakan suatu bentuk pengembangan dari kredit mikro

Crowdfunding juga terbilang ampuh sebagai sarana pemodalan di perbankan untuk memulai suatu usaha. Dimana sebelumnya masyarakat mayoritas di Indonesia sudah didoktrin untuk meminjam uang di Bank atau BUMN, padahal di negara maju seperti Amerika dan Eropa sudah menerapkan sistem crowdfunding atau bagi hasil daripada sistem peminjaman melalui Bank dengan bunga yang besar.

Lucunya, sebenarnya kegiatan crowdfunding ini pertama kali muncul di Indonesia dan sudah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia itu sendiri, sebagai contoh

Pada saat sebelum idul adha, masyarakat Jawa biasanya melakukab rapat untuk membeli sapi dimana sapi itu akan dijual pada saat bulan haji atau idul kurban.

Mungkin dari  gambaran diatas sering dan masih terjadi dikalangan sebagian warga sehingga jelaslah bahwa crowdfunding merupakan salah satu bagian dari budaya Indonesia yang sayangnya keberadaan crowdfunding  tersebut menjadi langka.

Pada tanggal 30 November 2016, telah diadakan seminar tentang Crowdfunding di ballroom khatulistiwa Aston Hotel Pontianak, acara ini diselenggarakan oleh Myonsystem, yang dimana situsnya dapat diakses melalui myonsystem.com

Apa yang ditawarkan oleh myonsystem ?  Myonsystem adalah sebuah produk dari PT. Rangkiang Permata Onsystem (Onsystem) dimana  perusahaan ini bergerak dibidang penyedia dan pengelola Platform Crowdfunding berbasis teknologi informasi. Dengan sistem kemitraan dan kerjasama masyarakat.

Perusahaan ini sendiri dengan badan hukum yang didirikan berdasarkan Hukum Republik Indonesia. Perusahaan saat ini belum diatur oleh dan/atau dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia terkait aktivitasnya sebagai penyedia platform crowdfunding. 

Berkaitan dengan aktivitas sebagai penyedia Platform Crowdfunding saat ini perusahaan bersama konsultan hukum perusahaan dalam proses inisiasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait yang mengatur kebijakan mengenai aktivitas crowdfunding. 

Perusahaan terus melakukan komunikasi dan proses kerjasama terhadap lembaga-lembaga negara yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan yang berdampak terhadap terhadap visi misi Onsystem untuk kemajuan ekonomi dan produksi dalam negeri. 

Terdapat tiga peluang yang diciptakan oleh Myonsystem yaitu

On Project, Memberikan kesempatan kepada pemilik ide usaha untuk mendapatkan permodalan usaha melaui mekanisme crowdfunding, dan pemilik modal dapat melihat ide-ide usaha potensial sebagai wadah berinvestasi.

On Donation, Berbagi untuk membangun Negeri, dukung pemerataan pembangunan dengan berdonasi.

On Shop, Dukung produk dalam negeri menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − 5 =